Kamis, 14 Mei 2026

Jelang Sidang Isbat, Prabowo Subianto: Selamat Ramadan 1446 Hijriah

Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat (28/2/2025). 

Tayang:
Editor: Desy Selviany
Dok. Youtube Sekretariat Presiden
SELAMAT RAMADAN-Presiden RI Prabowo Subianto memberikan keterangan jelang Ramadan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/2/2025). Kepala Negara mengucapkan Selamat Ramadan 1446 Hijriah 

WARTAKOTALIVE.COM - Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat (28/2/2025). 

Jelang sidang Isbat Awal Ramadan 1446 Hijriah, Prabowo Subianto bersama sejumlah Kabinet nya mengungkapkan persiapan menyambut bulan suci umat Islam.

Meski awal Ramadan belum ditentukan pemerintah, namun Prabowo Subianto sudah mengucapkan selamat Ramadan dan mohon maaf apabila memiliki kesalahan. 

“Tentunya nanti sore Kementerian Agama akan gelar sidang Isbat untuk menentukan awal puasa, tentunya saya ingin mengucapkan selamat menjalani ibadah puasa Ramadan dan mohon maaf lahir dan batin, semoga ibadah kita diterima Allah SWT,” ucapnya.

Prabowo Subianto pun memastikan pada Ramadan kali ini harga pangan relatif stabil. 

Kepala Negara juga menjamin tidak akan ada spekulan yang berani mempermainkan harga bahan pokok jelang Ramadan

“Saya sudah sampaikan Intruksi kepada semua menteri terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mencegah adanya kenaikan harga yang spekulatif, ini kita suruh kerja keras,” jelasnya. 

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga memastikan kestabilan harga pangan akan tercapai di Ramadan kali ini. 

Selain itu pihaknya juga memastikan pemerintah siap menyediakan fasilitas transportasi publik yang aman dan nyaman untuk arus mudik mendatang.

Bahkan Prabowo Subianto mengklaim akan menurunkan harga tiket pesawat sedari dua pekan sebelum lebaran dan nyepi.

Pun Prabowo Subianto mengaku akan memberikan diskon tarif tol menjelang lebaran dan nyepi yang waktunya berdekatan.  

Sebagai informasi Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025. 

Baca juga: Perintah Prabowo Jelang Ramadan, Tak Ada Kenaikan Harga Hingga Diskon Tiket Pesawat dan Tarif Tol

Sidang ini akan menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia. Jadwal sidang isbat ini akan dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.
 
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad menjelaskan, sidang isbat akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat.
 
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung," ujarnya di Jakarta, Senin (10/2/25) seperti dimuat keterangan tertulis.
 
Menurut Abu Rokhmad, ada tiga rangkaian yang akan dilakukan dalam sidang isbat. Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
 
“Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik," jelasnya.
 
Abu Rokhmad mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1446 H. Ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
 
“Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadan tahun ini secara bersama-sama," jelasnya.
 
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan, berdasarkan data hisab awal Ramadan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. 

Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.
 
"Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat,” sebut Arsad.
 
Data hisab ini akan dikonfirmasi melalui proses pemantauan hilal atau rukyatul hilal. Kemenag bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kemenag di berbagai daerah akan melakukan pemantauan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia. 

Hasil hisab dan rukyat akan dipaparkan pada sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved