Properti

Hadir di Indonesia Sejak 2024, Proptech LiveIn Sudah Kelola 1.000 Kamar di Jabodetabek dan Bandung

Sejak memasuki Indonesia pada April 2024, LiveIn telah mengelola lebih dari 1.000 kamar di Jabodetabek dan Bandung.

|
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Country Manager LiveIn Indonesia, Lau Ngee Keong, menjelaskan ekspansi bisnis LiveIn di Indonesia saat Media Luncheon di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bisnis kos-kosan di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terutama di kota-kota besar dengan populasi mahasiswa dan pekerja muda. 

Permintaan akan hunian jangka pendek hingga menengah mendorong inovasi dalam pengelolaan properti, salah satunya melalui teknologi properti (proptech).

LiveIn, sebagai platform proptech, hadir untuk menghubungkan pemilik properti dengan penyewa secara mudah, aman, dan efisien.

Tidak hanya itu, LiveIn hadir untuk membantu pemilik properti menghadapi tantangan mereka sendiri, seperti tingkat okupansi yang rendah, pengelolaan hunian sewa, pemeliharaan properti, penagihan sewa, serta operasional harian.

"Lebih dari sekadar memasarkan hunian sewa, kami menerapkan pendekatan menyeluruh, mulai dari analisis pasar, renovasi, pemasaran, hingga operasional setiap harinya. Hasilnya, tingkat okupansi lebih tinggi, pengalaman yang lebih baik bagi penghuni, dan pendapatan sewa yang lebih stabil bagi pemilik properti," ungkap Country Manager LiveIn Indonesia, Lau Ngee Keong, saat Media Luncheon di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2025).

LiveIn mengusung konsep Offline to Online (O2O) yang tidak hanya terbatas pada pencarian tempat tinggal secara digital, tetapi juga pengalaman tinggal yang lebih terintegrasi.

Para penghuni bisa memanfaatkan aplikasi LiveIn untuk mengelola masa tinggal, mengakses fasilitas seperti gym, coworking space, hingga layanan harian seperti laundry.

Keong menyebutkan, sejak Liveln masuk ke Indonesia pada April 2024, saat ini Liveln mengelola 1.000 kamar di kawasan Jabodetabek dan Bandung.

"Sejak memasuki Indonesia pada April 2024, ada lebih dari 1.000 kamar di Jabodetabek dan Bandung, yang telah dipercayakan kepada kami. Dan perjalanan kami baru saja dimulai. Beberapa hunian terbaru siap meluncur," ucapnya.

Selain itu, startup properti asal Malaysia ini juga telah mengakuisisi KoolKost, jenama akomodasi jangka panjang dari RedDoorz. Akuisisi ini menambahkan 27 properti KoolKost ke dalam portofolio LiveIn.

Saat ini, LiveIn beroperasi di 14 kota di Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, dengan lebih dari 200 properti serta lebih dari 10.000 kamar dalam portofolionya. 

“Transaksi ini telah selesai, dan tahun ini adalah momen bagi LiveIn mengembangkan jangkauan di Indonesia,” ucap Keong.

Ia menegaskan, KoolKost akan tetap beroperasi sebagai sub-brand dalam naungan LiveIn Indonesia.

"Secara bertahap, kami akan menyelaraskan properti KoolKost dengan standar kategori produk LiveIn, yaitu LiveIn Intro, LiveIn Select, dan LiveIn Signature," tandas Keong.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved