Rabu, 29 April 2026

Berita Video

VIDEO Menteri Ara Bakal "Turun Gunung" Awasi Kualitas Rumah Subsidi

Menteri PKP, Maruarar Sirait mengumpulkan asosiasi pengembang yang telah menjalankan program rumah layak huni secara baik di kantornya, Jumat (21/2)

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait mengumpulkan asosiasi pengembang yang telah menjalankan program rumah layak huni secara baik di kantornya, Jumat (21/2/2025).

Pertemuan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Ara bakal meninjau perumahan yang telah dibangun oleh asosiasi pengembang yang tergabung dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Saya kalau bilang bagus, bagus kalau jelek saya bilang jelek, saya apa adanya," tegas Ara dihadapan para pengembang perumahan, Jumat.

Menurut Ara, jika developer telah menjalankan aturan secara benar, maka tidak akan takut untuk didatangi dan dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Sebab, lanjut Ara pihaknya tengah mengajukan audit terhadap sejumlah pengembang karena temuan langsung yang tidak sesuai.

Baca juga: VIDEO TERUNGKAP! 13.336 Konten Pornografi Dibongkar Direktorat Siber, Pelaku Seorang Pengangguran

Pasalnya, kata Ara, ia sempat mendatangi perumahan yang banjir padahal tidak hujan dan lantainya mulai mengangkat.

"Harusnya data fakta kalau tidak setuju (developer mengelak) itu dicounter dengan data fakta lagi supaya tidak jadi fitnah," tuturnya.

Menurutnya, MBR jika mendapati developer yang benar dan sesuai aturan maka akan bahagia hidupnya karena memiliki rumah yang berkualitas.

Namun, jika developer perumahan tidak benar maka MBR akan merasa dirugikan dan menelan kekecewaan mendalam.

"Kalau dapat pengembang tidak benar, nangis mereka pak," imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) menemukan adanya pengembang nakal karena menyediakan rumah yang tidak layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Kata Wamendagri 53 Kepala Daerah Tak Hadir Retreat di Magelang, 47 Tanpa Alasan Jelas

Padahal, Kementerian PKP sudah menyalurkan bantuan dana bagi rumah subsidi kepada pengembang melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian PKP Heri Jerman mengatakan, Menteri PKP Maruarar Sirait beberapa Minggu terakhir melalukan peninjauan terhadap perumahan subsidi yang tergabung dalam FLPP.

Namun, kata Heri, pihaknya menemukan sekira 14 pengembang di Jabodetabek yang membangun perumahan tidak layak huni.

"Rumahnya tidak layal fungsi, misalnya tanahnya itu tidak dipadatkan secara benar, sehingga ketika dipasang keramik banyak yang pecah. Kemudian saluran sanitasi, pembungan air juga tidak sempurna dan menimbulkan banjir ketila hujan," tegas Heri saat ditemui di kantornya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2025). (m26)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved