Minggu, 26 April 2026

Begini Momen Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Tanah Abang

Layanan ini ditujukan untuk anak usia 0-6 tahun dan masyarakat usia 18 tahun ke atas, yang berulang tahun.

Editor: Joanita Ary
Kompas TV
CEK KESEHATAN GRATIS -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat, program cek kesehatan masyarakat sudah diikuti oleh 6.500 orang pada hari pertama pelaksanaannya, Senin (10/2/2025). 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat, program cek kesehatan masyarakat sudah diikuti oleh 6.500 orang pada hari pertama pelaksanaannya, Senin (10/2/2025).

Jumlah tersebut merupakan catatan sementara Kemenkes yang dihimpun hingga Senin siang pukul 11.25 WIB.

Kemenkes akan terus mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis ini sampai target 100 juta masyarakat per tahun terpenuhi.

"Per jam 11.25 WIB, sudah 6.500 yang selesai melakukan Cek Kesehatan Gratis. Akan terus kami dorong ke 300.000 per hari untuk mengejar 100 juta cek per tahun," tertulis dalam data dari Kemenkes pada Senin (10/2).

Layanan ini ditujukan untuk anak usia 0-6 tahun dan masyarakat usia 18 tahun ke atas, yang berulang tahun.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini.

Perlu diketahui, pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas dan klinik yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Setiap puskesmas hanya dapat melayani 30 orang per hari dalam program ini.

Kemudian salah satu yang menggelar cek kesehatan gratis adalah Puskesmas Tanah Abang.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Abang dr. Ovi Norfiana mengatakan, ada sekitar 18 warga yang mendaftarkan diri di program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini mulai dilaksanakan pada Senin, 10 Februari 2025, untuk masyarakat yang berulang tahun.

“Hari ini tadi, jadi yang mendaftar 18, tapi mungkin yang sudah dilayani sekitar 12. Nanti akan terus berlanjut untuk pelayanannya," kata dia kepada awak media, Senin.

Dia menjelaskan, ada warga yang memang langsung datang tanpa menggunakan aplikasi SATUSEHAT Mobile, di puskesmas mereka akan diarahkan mendaftar lewat aplikasi dengan bantuan petugas.

“Tapi kita berharap memang untuk kemudahan, kita harapkan mereka via aplikasi sehingga lebih cepat pelayanannya," katanya.

 

 

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved