Rabu, 8 April 2026

Berita Internasional

Trump Ungkap: Heli Black Hawk Terbang Terlalu Tinggi!

Presiden AS Donald Trump Ungkap: Helikopter Black Hawk Terbang Terlalu Tinggi Hingga Sebabkan Tabrakan dengan Pesawat Komersil

Editor: Joanita Ary
Twitter WhiteHouse
AMERIKA Serikat-Presiden Amerika Serikat Donald Trump gelar konferensi pers kecelakaan pesawat di Washington DC pada Kamis (30/1/2025) waktu setempat. Trump mengatakan bahwa helikopter Black Hawk yang bersalah, dengan menyatakan, "Helikopter Blackhawk terbang terlalu tinggi, terlalu tinggi" 

WARTAKOTALIVECOM –Black Box atau Kotak hitam pesawat American Airlines yang jatuh ke Sungai Potomac, telah ditemukan.

Pesawat American Airlines jatuh setelah bertabrakan dengan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat pada Rabu, 29 Januari 2025.

Dilansir dari Reuters, para penyidik mengevakuasi dua pesawat yang terlibat dalam kecelakaan di Washington.

Kecelakaan itu menewaskan 67 orang dan menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan udara di ibu kota AS tersebut.

Menurut pemadam kebakaran Washington, penyelam bermaksud menyelamatkan pesawat dan menemukan komponen tambahan pada Jumat, 31 Januari 2025.

"Sepanjang malam, kapal-kapal akan tetap berada di lokasi kejadian untuk keperluan keamanan dan pencarian di permukaan dari mitra-mitra lokal, negara bagian, dan regional federal," kata pemadam kebakaran.

Disisi lain militer AS memberikan informasi bahwa ketinggian maksimum untuk rute yang ditempuh helikopter seharusnya adalah 200 kaki (61 meter) tetapi helikopter itu mungkin terbang lebih tinggi.

Sehingga tabrakan itu terjadi pada ketinggian sekitar 300 kaki, menurut situs pelacakan penerbangan FlightRadar24.

Selain komunikasi radio menunjukkan bahwa pengontrol lalu lintas udara memperingatkan helikopter tentang jet yang mendekat dan memerintahkannya untuk mengubah arah.

Satu pengontrol menangani lalu lintas pesawat dan helikopter lokal pada Rabu malam di bandara. Situasi ini dianggap tidak normal tetapi memadai untuk volume lalu lintas yang sedang sepi.

Atas informasi tersebut, Presiden Donald Trump memberikan tanggapannya.

Trump mengatakan bahwa helikopter Black Hawk yang bersalah, dengan menyatakan,

"Helikopter Blackhawk terbang terlalu tinggi, terlalu tinggi. Itu jauh di atas batas 200 kaki. Itu tidak terlalu rumit untuk dimengerti, bukan???"

Kemudian Menteri Pertahanan Pete Hegseth menerangkan bahwa helikopter Black Hawk itu diterbangkan oleh awak yang cukup berpengalaman.

Helikopter itu terdiri dari tiga tentara yang mengenakan kacamata penglihatan malam dalam penerbangan pelatihan tahunan.

Para pejabat mengatakan mereka akan menghentikan penerbangan lain dari unit Angkatan Darat yang terlibat dalam kecelakaan itu dan akan mengevaluasi kembali latihan di wilayah tersebut.

 

 

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved