Jumat, 15 Mei 2026

Berita Internasional

Dengan Berat Hati Trump Umumkan Tak Ada yang Selamat Dalam Tabrakan Pesawat dan Black Hawk

Dengan Berat Hati Trump Umumkan Tak Ada yang Selamat Dalam Tabrakan Pesawat dan Black Hawk

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Joanita Ary
Keneddy Center Cam
TABRAKAN PESAWAT -- Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan tidak ada korban selamat setelah helikopter militer Black Hawk bertabrakan di udara dengan pesawat penumpang American Airlines pada Kamis (30/1/2025). 

WARTAKOTALIVECOM – Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan tidak ada korban selamat setelah helikopter militer Black Hawk bertabrakan di udara dengan pesawat penumpang American Airlines pada Kamis (30/1/2025).

"Saya memberi tahu kepada Anda pagi ini di tengah kesedihan bagi bangsa kita," kata Trump di Gedung Putih setelah kecelakaan di Washington, dikutip dari NBC News, Jumat (31/1).

"Pekerjaan sekarang telah beralih ke misi evakuasi. Sayangnya, tidak ada yang selamat. Ini adalah malam yang gelap dan menyiksa di ibu kota negara kita," ujar Trump menambahkan.

Trump menyampaikan pernyataan ini, usai Kepala Pemadam Kebakaran dan EMS DC John Donnelly meyakini tidak ada yang selamat dari tabrakan pesawat American Airlines dengan helikopter Black Hawk di Washington DC, Amerika Serikat.

Seperti dilansir dari NBC News pada Jumat (31/1/2025) pesawat komersil American Airlines terbang dari Wichita, Kansas, menuju ke Washington dengan mengangkut 60 penumpang dan empat kru.

Sementara helikopter Black Hawk saat itu juga terbang dengan mengangkut tiga orang kru.

Donnelly mengatakan kini timnya mengubah fokus dari operasi penyelamatan ke operasi evakuasi pada Kamis (30/1).

"Kami kini berada pada titik di mana kami beralih dari operasi penyelamatan ke operasi evakuasi. Pada titik ini, kami tidak yakin ada yang selamat dari kecelakaan ini," kata Donnelly.

Menurut penjelasan Donnely kini sudah ada sebanyak 30 jenazah ditemukan dan di evakuasi  dari air.

Disisi lain sebelum kecelakaan terjadi pada Rabu (29/1) waktu setempat, pengontrol lalu lintas pesawat disebut telah meminta helikopter itu untuk terbang di belakang pesawat American Airlines.

 

 

 

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved