Rombongan Pramugari yang Tewas Ternyata Memilih Sembunyi di Kamar Mandi Saat Plaza Glodok Terbakar
Terungkap rombongan pramugari yang tewas dalam kebakaran di Plaza Glodok diduga memilih bersembunyi di dalam kamar mandi saat tahu api membakar gedung
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Desy Selviany
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI - Terungkap rombongan pramugari yang tewas dalam kebakaran di Plaza Glodok diduga memilih bersembunyi di dalam kamar mandi saat tahu api membakar gedung.
Hal itu diketahui dari kesaksian salah satu rombongan inisial A yang selamat dalam insiden kebakaran di Plaza Glodok, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (14/1/2025) malam.
Diketahui beberapa korban yang tewas dalam kebakaran di Plaza Glodok merupakan sejumlah pramugari yang tengah karaoke di Plaza Glodok.
Misalnya saja Osima Yukari dan Indira Seviana Bela yang diduga tewas dalam kebakaran di Plaza Glodok.
Salah satu rekan saksi yang berhasil selamat yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan, ketika itu temannya berinisial A ada di salah satu ruang karaoke lantai 9.
Kemudian, A memesan buah potong yang ada di tempat karaoke tersebut.
Beberapa lama ditunggu tak kunjung datang dan A memutuskan untuk keluar dari ruang karaoke.
Ia keluar ruangan bermaksud mencari waters guna bertanya kenapa pesanannya tidak kunjung datang.
Masih kata rekan si A, saat itu ada beberapa pramugari yang berada di dalam ruang karaoke salah satunya Osima.
Namun saat keluar ruang karaoke, gedung tersebut sudah dipenuhi asap tebal hingga membuat gelap.
Korban selamat itu kemudian mengabarkan teman-temannya bahwa ada kebakaran.
"Pas dia buka pintu cari waters, itu sudah ada asap tebal dan gelap, terus teman saya ini matikan musik, bilang ke teman-temannya kalau tempat karaoke itu kebakaran," tegasnya, Jumat (17/1/2025).
Dalam keadaan panik, kata narasumber tersebut, para wanita yang ada di dalam ruang karaoke memilih bersembunyi di dalam kamar mandi.
Padahal, A sudah menyarankan tidak bisa berdiam diri di dalam ruangan tersebut karena takut terjebak dan tewas terpanggang.
A yang tahu cara menghadapi situasi kebakaran di dalam gedung, memilih untuk keluar ruang karaoke dengan jalan jongkok.
Kondisi tempat hiburan yang sudah gelap dan berasap, A terus berjalan jongkok sembari merambat tembok guna mencari pintu darurat.
Baca juga: Firasat Aneh Tetangga Ayah Pramugari Oshima Yukari Dengar Suara Burung Bersahutan
Ketika mendapatkan pintu darurat, A langsung menuruni anak tangga. Lagi-lagi ia teringat ketika menghadapi situasi kebakaran menuruni anak tangga yaitu berguling.
Korban berguling hingga lantai 7 dan sempat tidak sadarkan diri.
"Dia guling sampai lantai 7 terus tidak sadarkan diri. Ketika kebakaran enggak ada bunyi alarm kalau kata teman saya. Pokoknya tahu-tahu berasap pas dia keluar," tandasnya.
Rekan si A menambahkan, beberapa jam kemudian ia siuman setelah pingsan dan sudah ada di RS kawasan Tamansari.
Ternyata, A ditolong oleh sopir taksi yang ada di lokasi dan dilarikan ke rumah sakit.
"Teman saya selamat, dia kerja di salah satu perusahaan yang punya safety ketika ada kebakaran," imbuhnya.
Sebelumnya, Polsek Metro Tamansari mengerahkan sejumlah personel untuk mengamankan lokasi kebakaran di Plaza Glodok, Jakarta Barat, Jumat (17/1/2025).
Dari pantauan di lokasi, seluruh gedung lokasi kebakaran sudah diberi garis polisi agar tidak ada yang melintas.
Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Riyanto mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan tim DVI Polda Metro Jaya sejak Kamis (16/1/2025).
Selain itu, tim Puslabfor Mabes Polri juga sudah bersiaga di lokasi kejadian sejak kemarin.
"Tapi mereka tidak bisa masuk karena masih banyak asap," kata Riyanto saat ditemui di lokasi, Jumat. (m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Api-Masih-Selimuti-Lantai-7-Plaza-Glodok-Suasana-Masih-Mencekam.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.