Minggu, 12 April 2026

Effendi Simbolon Serukan Megawati Mundur, Begini Respon PDIP

Effendi Simbolon mantan kader PDIP meminta agar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Mundur dari Jabatannya, Begini Respon PDIP

Editor: Joanita Ary
Akun YouTube @PDIP
Effendi Simbolon Serukan Megawati Mundur, Begini Respon PDIP 

WARTAKOTALIVECOM, JakartaEffendi Simbolon mantan kader PDIP menyarankan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri harusnya mundur usai KPK menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.

Atas pernyataannya terebut, juru bicara PDIP Guntur Romli menduga pemikiran Effendi Simbolon itu berasal dari hasil pertemuan dengan Joko Widodo (Jokowi).

"Effendi Simbolon baru bertemu dengan Jokowi, mungkin itu hasil pertemuan mereka yang sama-sama pecatan PDI Perjuangan," kata Guntur Romli kepada wartawan, Rabu (8/1/2025).

Guntur kemudian menyinggung pernyataan Megawati pada 12 Desember 2024 lalu yang mengatakan ada pihak yang mau mengacak-acak PDIP.

Menurutnya, pernyataan Effendi Simbolon mengkonfirmasi hal itu.

"Maka sudah benar apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati tanggal 12 Desember ada yang mau mengawut-awut (acak-acak) partai," ucapnya.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa pernyataan Effendi Simbolon semakin meyakinkan pihaknya bahwa penetapan tersangka Hasto merupakan orderan politik.

Penetapan tersangka oleh KPK tersebut, lanjut dia, sebagai jalan untuk menekan Megawati.

"Maka kami semakin yakin, penetapan tersangka pada Saudara Sekjen (Hasto Kristiyanto) merupakan 'orderan politik' sebagai pintu masuk menekan Ibu Megawati mundur," ujar dia.

Sebelumnya, Effendi Simbolon turut menanggapi status tersangka KPK yang menjerat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Effendi mengaku prihatin terhadap masalah hukum yang menimpa PDIP saat ini.

"Turut prihatin, ini petaka yang sangat besar ya buat partai yang lama saya ikut di sana ya," kata Effendi setelah menghadiri acara di Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Rabu (8/1).

Selain itu ia mengatakan perlu ada evaluasi menyeluruh yang dilakukan PDIP setelah Hasto Kristiyanto ditetapkan tersangka. Dia menilai selama ini belum ada kader PDIP dengan jabatan struktural yang strategis berstatus tersangka.

Menurutnya evaluasi itu juga harus dilakukan mulai posisi ketua umum partai. Effendi menyinggung perlu ada pembaharuan total di kepengurusan PDIP.

"Harus diperbaharui ya semuanya, mungkin sampai ke ketua umumnya juga harus diperbaharui, bukan hanya level sekjen ya. Sudah waktunya-lah, sudah waktu pembaharuan yang total ya," terang Effendi

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved