Selasa, 14 April 2026

Berita Jakarta

Banyak Rumah Ditinggalkan saat Libur Nataru, Wali Kota Jakbar Ingatkan Hal Ini kepada Warga

Banyak Rumah Ditinggalkan saat Libur Nataru, Wali Kota Jakbar Ingatkan Hal Ini kepada Warga

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kembangan, Jakarta Barat pada Selasa (24/12/2024).  

WARTAKOTALIVE.COM, KEMBANGAN - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momentum yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga dan orang terkasih.

Walhasil, banyak rumah-rumah warga yang ditinggalkan karena hal ini. 

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto pun mengingatkan masyarakat yang meninggalkan rumahnya saat Nataru, agar melaporkanya kepada RT/RW swtempat.

"(Tujuannya) agar diketahui oleh pengurus. Sehingga kalau nanti ditinggalkan warga, ya pengurus RT akan mengetahui," kata Uus saat ditemui di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kembangan, Jakarta Barat pada Selasa (24/12/2024). 

Selain itu, Uus mengingatkan agar warga berhati-hati kala meninggalkan rumah.

Ia meminta agar masyarakat tidak lupa mematikan peralatan elektronik, agar tidak mengakibatkan bahaya seperti kebakaran.

"Menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati menjaga tempat tinggalnya, rumahnya sebelum meninggalkan, cek ya apakah itu kompor, listrik, dan lain-lain," kata Uus.

"Sehingga pada saat pulang mudik atau liburan-liburan panjang, benar-benar di rumahnya dalam situasi kondisi aman terkendali," imbuhnya.

Sementara itu, 175 personel Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran, melakukan pemeriksaan senjata api dan amunisi jelang pengamanan Nataru.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh senjata api dinas yang digunakan oleh anggota, berada dalam kondisi baik, lengkap, dan aman. 

"Senjata api adalah tanggung jawab besar. Setiap personel harus memahami bahwa penggunaan senjata tidak hanya soal teknis, tetapi juga soal etika, legalitas, dan keselamatan," ujar Syahduddi saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2024).

Menurutnya, pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya memastikan kesiapan operasional personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. 

Terutama, saat penjagaan Natal dan malam tahun baru (Nataru).

"Senjata api harus selalu siap digunakan dengan aman dan sesuai prosedur, khususnya dalam mendukung tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.

Syahduddi berujar, pemeriksaan tersebut meliputi kelengkapan dokumen kepemilikan senjata api, kondisi fisik senjata, serta jumlah dan jenis amunisi yang dimiliki. (m40)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved