Selama Satu Bulan, Warga Kampung Nelayan Lelah 3 Kali Dihantam Banjir
Selama satu bulan ini, warga Kampung Nelayan, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara sudah tiga kali terkena banjir.
WARTAKOTALIVE.COM - Selama satu bulan ini, warga Kampung Nelayan, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara sudah tiga kali terkena banjir.
Seorang warga RT 0001 RW 002 Tarsinah (58) mengaku sudah lelah menghadapi banjir yang datang setiap akhir tahun.
Tarsinah mengungkapkan selama satu bulan ini sudah tiga kali warga menghadapi banjir.
Bahkan setiap tahunnya, banjir di wilayah Utara Jakarta itu semakin menjadi-jadi dan sering intensitasnya.
Meski sudah sering meninggikan bangunan rumah, tetap saja rumahnya terendam banjir.
Kini Tarsinah pun sudah pasrah dan berdamai dengan banjir.
Bahkan dia masih berjualan gado-gado di tengah banjir meskipun pembelinya berkurang drastis lantaran orang malas keluar rumah.
“Sebulan ini sudah tiga kali, sampai bosan,” ucapnya.
Baca juga: 10 Wilayah di Jakarta Utara Rentan Terendam Banjir Rob, 3 Wilayah Diantaranya Perlu Penanganan
Sementara itu anggota Tim BPBD DKI Jakarta Alviansyah mengatakan bahwa ketinggian banjir di setiap wilayah Kampung Nelayan bervariasi mulai dari 30 cm hingga 80 cm.
“Air masuk pukul 07.00 pagi dan ketinggian 30 cm hingga 80 cm, tapi sudah mulai surut, kira-kira surut total mungkin pada malam hari,” jelasnya.
Adapun banjir yang terdampak yakni satu RW yang berisi 11 RT.
Perahu karet disediakan oleh BPBD untuk mengevakuasi anak sekolah dan orang yang mau bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kampung-Nelayan-banjir-2024.jpg)