Selasa, 5 Mei 2026

Punya Peranan Penting dalam Perekonomian Lokal, UMKM di Bali Hadapi Berbagai Tantangan

UMKM di Bali memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian lokal sebagai penggerak ekonomi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Meskipun berperan besar pada perekonomian, UMKM di Bali menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan usaha mereka. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bali memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian lokal.

Selain mendukung sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi Bali, UMKM juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari desa hingga kota besar.

Meskipun berperan besar pada perekonomian, UMKM di Bali menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan usaha mereka.

Seperti dikatakan Marini, salah seorang pengrajin bokor yang juga penggiat UMKM Gianyar, Bali saat acara Kelas Pintar Bersama, Sabtu, 7 Desember 2024.

“Tantangan tersebut antara lain mulai dari persaingan yang ketat karena banyaknya UMKM yang beroperasi di sektor yang sama menyebabkan persaingan semakin ketat, pengaruh musiman, adakalanya wisatawan itu musim-musiman, perubahan tren pasar, hingga kesulitan dalam mendapatkan akses pembiayaan,” katanya lewat keterangan, Senin (9/12/2024). 

Sebagai perwakilan dari UMKM, Marini juga mengungkapkan sangat terbantu dengan adanya Kelas Pintar Bersama yang mengusung tema “Mengelola Keuangan Secara Menyeluruh, dari Dompet ke Bisnis”.

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan dan menambah ilmu kami, khususnya pengelolaan keuangan bagi UMKM,” ujar Marini.

Baca juga: Diburu Netizen! Usman Ali Ngaku Sudah Minta Maaf ke Sunhaji Usai Ngakak Bareng Gus Miftah

Sementara Rista Zwestika Reni, CFP®, seorang perencana keuangan yang telah tersertifikasi mengajak UMKM untuk mengulik bagaimana cara menyusun dan mengelola strategi perencanaan keuangan pebisnis & keluarga.

Langkah pertama dengan melihat pergerakan uang bisnis, lalu mengurangi pengeluaran yang tidak perlu. Selanjutnya baru lah dapat menentukan target penjualan dan keuntungan, serta membuat keputusan bisnis yang lebih tepat. 

“Namun sebelum merencanakan keuangan bisnis, pastikan kita memisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi,” papar Rista.

Lebih lanjut Rista menjelaskan secara rinci bagaimana cara langkah-langkah dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan bisnis, cara memisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi, hingga cara membuat anggaran.

“Budgeting dibuat agar arus kas bulanan tidak minus dan untuk melihat seberapa besar dana yang dialokasikan untuk menabung dan berinvestasi,” jelas Rista.

Direktur Bisnis & Operasi Kredit Pintar, Kokko Cattaka mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan manfaat dalam hal edukasi dan literasi keuangan kepada para pelaku UMKM dan generasi muda.

“Dengan adanya akses keuangan masyarakat yang lebih luas, bertanggungjawab, dan produktif, maka diharapkan dapat mendukung meningkatnya kesejahteraan dan memperkuat pembangunan ekonomi nasional," katanya. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved