Berkomitmen Bentuk Dirjen untuk Pondok Pesantren, Menag Nasaruddin Umar Ungkap Peran Besar Ponpes
Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menyampaikan komitmennya membentuk Direktorat Jenderal (Dirjen) yang akan menangani dan mengayomi pesantren.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menyampaikan komitmennya untuk segera membentuk Direktorat Jenderal (Dirjen) yang akan menangani dan mengayomi pondok pesantren.
Hal ini disampaikan Nasaruddin saat menghadiri perayaan Harlah ke-42 Pondok Pesantren Islam Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/11/2024).
“Kementerian Agama segera membentuk Direktorat Jenderal yang akan mengurus sekaligus mengayomi pondok pesantren,” ucap Nasaruddin lewat keterangan, Minggu (17/11/2024).
Dalam kesempatan yang sama Nasaruddin juga menekankan bahwa saatnya pondok pesantren merebut kembali masa kejayaannya,
“Sudah waktunya pesantren menjadi tuan rumah di tanah airnya sendiri,” tambahnya.
Pada kegiatan ini dilakukan juga pemberian syahadah kepada santri yang berhasil menghafal kitab suci Al-quran.
Baca juga: Syuting Film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, Adinia Wirasti Lakoni Adegan Romansa dengan Ajil Ditto
Tidak hanya itu, dikenalkan juga inovasi santri Ponpes Miftachussunnah, aplikasi yang memberi kemudahan dan membuat nabung emas menjadi lebih praktis, aman dan sesuai syariah yang diberi nama NUNOMICS.
Pimpinan Ponpes Miftachussunnah Surabaya Norhadi MM mengatakan pihaknya bergerak dengan perkembangan zaman, sehingga pondok pesantren Miftachussunnah juga sudah mulai merilis NUNOMICS Miftachussunnah.
“Platform ini hadir untuk generasi muda, supaya mereka sudah mulai berpikir untuk masa depan dengan menabung khususnya menabung fisik emas,” tuturnya.
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Jawa Timur, Emil Dardak mengapresiasi lahirnya aplikasi NUNOMICS sebagai inovasi yang dapat menjadi pelayanan prima bagi kegiatan dan amal usaha pondok pesantren Miftachussunnah.
"NUNOMICS bukan mengkonversi pesantren semata-mata menjadi lembaga ekonomi, tetapi bagaimana kiprah pesantren di tengah masyarakat akan semakin teramplifikasi manakala kita bisa menggaungkan tata niaga dan tata berusaha yang menggambarkan nafas keislaman," tuturnya.
Melalui pelaksanaan Harlah ke-42 ini diharapkan kedepannya pondok pesantren Miftachussunnah dapat terus berkembang dan selalu berjalan mengikuti kemajuan teknologi tanpa melupakan balutan unsur keislaman di dalamnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| 50 Santriwati Jadi Korban, Legislator PDIP Soroti Skandal Pencabulan di Ponpes Tlogowungu |
|
|---|
| Indonesia Siapkan Festival Dunia Baru Islam, Libatkan Tokoh Global hingga Dubes Negara Islam |
|
|---|
| Gus Salam Temui Menag Nasaruddin Umar, Minta Restu Maju Calon Ketua Umum PBNU |
|
|---|
| Rais Aam PBNU Silaturahmi Lebaran ke Kediaman KH Nurul Huda Djazuli |
|
|---|
| Silaturahmi ke Pesantren Pendiri NU, Gus Ipul Sosialisasikan Rencana Muktamar NU |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Harlah-dan-istighosah-kebangsaan-di-Masjid-Nasional-Al-Akbar-Jambangan.jpg)