Kamis, 7 Mei 2026

Berkomitmen Bentuk Dirjen untuk Pondok Pesantren, Menag Nasaruddin Umar Ungkap Peran Besar Ponpes

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menyampaikan komitmennya membentuk Direktorat Jenderal (Dirjen) yang akan menangani dan mengayomi pesantren.

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Harlah dan istighosah kebangsaan digelar di Masjid Nasional Al-Akbar Jambangan Surabaya dihadiri lebih dari 2.000 peserta, terdiri dari para santri, mahasiswa, orang tua murid, masyarakat serta beberapa tamu undangan.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menyampaikan komitmennya untuk segera membentuk Direktorat Jenderal (Dirjen) yang akan menangani dan mengayomi pondok pesantren

Hal ini disampaikan Nasaruddin saat menghadiri perayaan Harlah ke-42 Pondok Pesantren Islam Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/11/2024).

“Kementerian Agama segera membentuk Direktorat Jenderal yang akan mengurus sekaligus mengayomi pondok pesantren,” ucap Nasaruddin lewat keterangan, Minggu (17/11/2024).  

Dalam kesempatan yang sama Nasaruddin juga menekankan bahwa saatnya pondok pesantren merebut kembali masa kejayaannya, 

“Sudah waktunya pesantren menjadi tuan rumah di tanah airnya sendiri,” tambahnya.

Pada kegiatan ini dilakukan juga pemberian syahadah kepada santri yang berhasil menghafal kitab suci Al-quran. 

Baca juga: Syuting Film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, Adinia Wirasti Lakoni Adegan Romansa dengan Ajil Ditto

Tidak hanya itu, dikenalkan juga inovasi santri Ponpes Miftachussunnah, aplikasi yang memberi kemudahan dan membuat nabung emas menjadi lebih praktis, aman dan sesuai syariah yang diberi nama NUNOMICS. 

Pimpinan Ponpes Miftachussunnah Surabaya Norhadi MM mengatakan pihaknya bergerak dengan perkembangan zaman, sehingga pondok pesantren Miftachussunnah juga sudah mulai merilis NUNOMICS Miftachussunnah. 

“Platform ini hadir untuk generasi muda, supaya mereka sudah mulai berpikir untuk masa depan dengan menabung khususnya menabung fisik emas,” tuturnya. 

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Jawa Timur, Emil Dardak mengapresiasi lahirnya aplikasi NUNOMICS sebagai inovasi yang dapat menjadi pelayanan prima bagi kegiatan dan amal usaha pondok pesantren Miftachussunnah.

"NUNOMICS bukan mengkonversi pesantren semata-mata menjadi lembaga ekonomi, tetapi bagaimana kiprah pesantren di tengah masyarakat akan semakin teramplifikasi manakala kita bisa menggaungkan tata niaga dan tata berusaha yang menggambarkan nafas keislaman," tuturnya. 

Melalui pelaksanaan Harlah ke-42 ini diharapkan kedepannya pondok pesantren Miftachussunnah dapat terus berkembang dan selalu berjalan mengikuti kemajuan teknologi tanpa melupakan balutan unsur keislaman di dalamnya. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved