Sabtu, 18 April 2026

Bisnis

Epson Hadirkan Proyektor EB-X600 dan EB-E600, Punya Nilai TKDN hingga 53 Persen

Epson kembali menghadirkan dua proyektor terbaru karya anak bangsa, yaitu EB-X600 dan EB-E600 dengan sertifikasi TKDN hingga 53 persen.

dok. Epson
Proyektor Epson EB-E600 yang merupakan produksi anak bangsa dengan telah mendapat sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 53 persen. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Epson kembali menghadirkan dua proyektor terbaru, yaitu EB-X600 dan EB-E600. 

Kedua tipe proyektor ini diklaim oleh Epson dirancang oleh talenta lokal serta pengembangan yang berkelanjutan untuk menghadirkan proyektor berkualitas tinggi yang diproduksi di dalam negeri. 

Dengan hadirnya kedua proyektor ini, Epson kembali menegaskan posisinya dengan pangsa pasar yang telah melampaui 60 persen pada kuartal pertama tahun fiskal 2024.

Proyektor EB-X600 dan EB-E600 tidak hanya menjadi inovasi baru di pasar, tetapi juga telah memperoleh sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dengan masing-masing mencapai total nilai TKDN dan BMP sebesar 52,3 persen dan 53,0 persen. 

Managing Director Epson, Ng Ngee Khiang mengatakan, pencapaian ini membuktikan kemampuan dan keahlian talenta lokal dalam menciptakan teknologi canggih yang dapat bersaing di tingkat global.

Selain itu, dengan dukungan kebijakan pemerintah Indonesia yang mengutamakan penggunaan produk-produk lokal, langkah strategis Epson ini diharapkan dapat mendorong perekonomian nasional melalui peningkatan penggunaan produk buatan Indonesia.

"Proyektor EB-X600 dan EB-E600 merupakan salah satu wujud nyata dari kolaborasi antara talenta lokal dan teknologi global," ujar Ng Ngee Khiang dalam keterangan resmi, Selasa (22/10/2024).

Epson menghadirkan dua proyektor EB-X600 dan EB-E600 (1)
Epson menghadirkan dua proyektor EB-X600 dan EB-E600, yang merupakan produksi anak bangsa dan telah mendapat sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan nilai total TKDN + BMP masing-masing mencapai 52,3 persen dan 53,0 persen.

Ia juga mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian nilai TKDN yang tinggi pada kedua produk tersebut, yang menunjukkan bahwa produk-produk ini tidak hanya memenuhi standar lokal tetapi juga siap bersaing di pasar internasional.

"Ini adalah langkah penting dalam memperkuat industri dalam negeri dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal," ucap Ng Ngee Khiang.

Proyektor EB-X600 dan EB-E600 dirancang sebagai solusi ideal untuk meningkatkan pengalaman belajar di lingkungan pendidikan, seperti sekolah, akademi, dan universitas, serta di dunia bisnis untuk keperluan presentasi di lingkungan perkantoran.

Produk ini diharapkan dapat memicu minat siswa terhadap proses belajar, sekaligus membantu efisiensi presentasi bisnis dengan teknologi proyeksi yang handal dan berkualitas.

Fasilitas produksi pabrik Cikarang

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap Indonesia, Epson telah mengembangkan fasilitas produksi di pabrik yang berlokasi di Cikarang. 

Fasilitas ini menjadi pusat produksi utama untuk proyektor 3LCD pertama yang sepenuhnya dirancang dan diproduksi di Indonesia. Keberadaan pabrik ini juga menjadi salah satu langkah Epson dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait peningkatan kandungan lokal di sektor elektronik.

Tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, pabrik ini juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja baru dan pemanfaatan teknologi modern yang efisien serta ramah lingkungan.

Epson EB-X600 dan EB-E600 diproduksi di Cikarang

Pabrik Epson di Cikarang dirancang dengan visi jangka panjang, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan produksi proyektor, tetapi juga untuk menciptakan efisiensi energi dan keberlanjutan.

Penggunaan energi terbarukan di fasilitas ini sejalan dengan komitmen global Epson dalam mengurangi dampak lingkungan di setiap tahapan produksi.

Dengan memanfaatkan teknologi canggih, pabrik ini mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memastikan efisiensi operasional yang optimal.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian, telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri, termasuk regulasi yang terkait dengan TKDN.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari produk-produk yang diproduksi di Indonesia, sekaligus mengurangi ketergantungan pada komponen impor.

Dengan sertifikasi TKDN yang dimiliki proyektor EB-X600 dan EB-E600, Epson Indonesia menunjukkan dukungan penuhnya terhadap kebijakan ini melalui kampanye ‘Bangga Karya Anak Bangsa.’

Kampanye ini tidak hanya menunjukkan komitmen Epson dalam mendukung pertumbuhan industri elektronik dalam negeri, tetapi juga menjadi bukti nyata dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan daya saing industri lokal di pasar global.

"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Epson sebagai pemimpin pasar proyektor di Indonesia, sekaligus menjadi mitra strategis dalam upaya pemerintah untuk mengembangkan industri lokal yang mandiri dan kompetitif di tingkat internasional," ungkap Ng Ngee Khiang.

Dengan langkah-langkah inovatif seperti ini, Epson Indonesia terus berupaya menjaga posisinya di pasar sekaligus memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.

Keberhasilan peluncuran produk-produk seperti EB-X600 dan EB-E600 yang memenuhi standar TKDN menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi teknologi canggih yang dapat diandalkan dan bersaing di tingkat global.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved