Rabu, 10 Juni 2026

Kabinet Prabowo Gibran

Pernah Cium Kepala Paus Fransiskus, Nasaruddin Umar Jadi Menteri Agama, Wamennya 'Romo'

Pernah Cium Kepala Paus Fransiskus, Nasaruddin Umar Ditunjuk Jadi Menteri Agama, Wamennya 'Romo'

Tayang: | Diperbarui:
katolikana.com
Momen Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mencium kepala Pemimpin Katolik Sedunia Paus Fransiskus yang mengunjungi Indonesia beberapa waktu lalu. Nasaruddin Umar kini ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Menteri Agama. Ia didampingi wakil menterinya 'Romo'. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama (Menag) di kabinet pemerintahannya yang diberi nama Kabinet Merah Putih.

Nasaruddin Umar telah resmi dilantik Prabowo menjadi Menteri Agama menggantikan KH Yaqut Cholil Qoumas, Senin (21/10/2024).

Jabatan ini bukan pertama kalinya Nasaruddin Umar berkiprah di Kementerian Agama (Kemenag).

Nasaruddin Umar pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama (Wamenag), di periode 2011-2014, ditunjuk oleh Presiden SBY.

Penunjukan tersebut membuat Nasaruddin Umar menjadi Wamenag pertama sepanjang sejarah Indonesia.

Nasaruddin Umar merupakan putra asli Bone, Sulawesi Selatan, dikutip dari katolikana.com.

Baca juga: Haru, Imam Besar Masjid Istiqlal Cium Kepala Paus Fransiskus, Dibalas Cium Tangan Nasaruddin Umar

Ia merupakan seorang pemikir Islam.

Nasaruddin Umar merupakan guru besar bidang tafsir di Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Sebelumnya, Nasaruddin Umar juga menamatkan pendidikan magister dan doktoralnya di kampus tersebut.

Sosok Nasaruddin Umar terkenal sebagai ulama yang kerap menggaungkan seruan moderasi beragama.

Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, ia aktif membuka gerbang Istiqlal untuk kunjungan silaturahmi atau dialog lintas agama.

Yang terbaru dan cukup fenomenal, ketika kunjungan apostolik Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus ke Indonesia di awal September 20204.

Di mana Masjid Istiqlal menjadi tuan rumah dalam Interfaith Dialogue antara Paus Fransiskus dengan 150 tokoh agama Indonesia.

Baca juga: Paus Fransiskus Tinggalkan Singapura dan Kembali ke Roma Hari Ini Naik Singapore Airlines

Nasaruddin dan Paus Fransiskus juga bersama-sama meneken Deklarasi Istiqlal dalam momen bersejarah tersebut.

Deklarasi ini menggarisbawahi pentingnya peran agama-agama untuk menangani masalah dehumanisasi manusia dan eksploitasi lingkungan hidup.

Usai penandatanganan deklarasi, ada momen penuh haru antara Paus Fransiskus dengan Nasaruddin Umar.

Momen tersebut terjadi kala Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar berfoto bersama, untuk mengakhiri acara.

Nampak senyum terpancar di wajah keduanya.

Nasaruddin Umar lalu merangkul Paus Fransiskus yang berada di kursi rodanya.

Nasaruddin lalu mencium kepala Paus Fransiskus dua kali.

Baca juga: Ini Alasan Menag Yaqut Tak Diundang Muktamar PKB, Dianggap Sudah Rusak Citra Partai

Aksi spontan tersebut lalu dibalas Paus dengan mencium tangan Nasaruddin yang digenggamnya erat, sebanyak dua kali. 

Video dan foto momen saling cium antara Paus dan Nasaruddin sempat viral kala itu.

Apa yang ditunjukkam keduanya disebut-sebut sebagai teladan tertinggi kerukunan beragama ala Indonesia.

Satu setengah bulan setelah mencium kepala Paus, ternyata Nasaruddin benar-benar dipercaya untuk memegang komando kerukunan beragama di Indonesia.

Nasaruddin Umar ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Menag.

'Romo' Jadi Wamenag Nasaruddin Umar

Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin Umar akan didampingi oleh 'Romo' yang ditunjuk Prabowo sebagai Wakil Menteri Agama (Wamenag).

Namun 'Romo' yang dimaksud bukan seorang pastor, seperti panggilannya, melainkan adalah Muhammad Syafii, politisi Gerindra asal Medan, yang biasa disapa Romo.

Sebelum dipercaya untuk menjadi Wamenag, Romo Syafii pernah menjadi anggota DPR-RI Fraksi Gerindra dari dapil Sumatra Utara pada kurun 2014-2024.

Romo Syafii juga memiliki latar belakang pendidikan S-2 dari Fakultas Hukum, Universitas Sumatra Utara (USU), Medan.

Baca juga: Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar Dinilai Cocok Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Saat ini, ia tengah merampungkan studi S-3 yang ditempuhnya di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ), Jakarta.

Romo Syafii juga pernah viral saat mengucapkan doa menohok di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang tahunan MPR-DPR-DPD pada 16 Agustus 2016 lalu.

Romo Syafi'i ini menyinggung soal outsourcing hingga diselipkannya sindiran ke sosok pemimpin Tanah Air.

"Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat, yang memberi janji-janji palsu, yang memberi harapan kosong. Jauhkan kami ya Allah dari pemimpin yang khianat, yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, yang kekuasaannya bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, dan seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat," ucap Syafi'i dalam doanya kala itu.

Dari halaman resmi Gerindra Romo HR Muhammad Syafii, SH, lahir di Medan 61 tahun lalu.

Ia dikenal dengan panggilan populernya 'Romo'.

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved