Vinilon Luncurkan Vinilon KRAH, Pipa dengan Desain Dinding Spiral Buatan Lokal
Vinilon Group, meluncurkan pipa Vinilon KRAH, yakni pipa dengan dinding spiral buatan lokal yang tahan korosi, tahan UV, tekanan dan kebocoran.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perusahaan pipa, Vinilon Group, meluncurkan perdana produk pipa Vinilon KRAH di ajang Indo Water Expo & Forum 2024, JIExpo Kemayoran Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Vinilon Group mengklaim bahwa pipa Vinilon KRAH merupakan solusi jangka panjang pipa yang ramah lingkungan, kuat dan ekonomis untuk aplikasi yang luas, seperti sistem saluran pembuangan, drainase, pengelolaan air hujan, dan irigasi.
Project Sales Director Vinilon, Edward Pryadi menyebutkan, pipa dengan desain dinding spiral ini diklaim tahan terhadap suhu ekstrem, tahan pergerakan tanah dan anti sinar ultraviolet.
Hal itu dikarenakan, penguat dinding pipa berbentuk spiral ini terbuat dari bahan polypropylene, lalu dibungkus dengan bahan polyethylene supaya tahan ultraviolet.
Selain itu, keunggulan lainnya dari Pipa Vinilon KRAH ini inspeksinya sangat mudah, serta metode penyambungan antar pipa sangat mudah dan efektif, serta mempunyai daya tahan hingga 100 tahun.
"Pemakaiannya sangat panjang, bisa sampai 100 tahun. Ringan, sehingga penanganan atau handling-nya juga mudah," tutur Edward saat peluncuran pipa Vinilon KRAH.
Material pipa Vinilon KRAH terbuat dari bahan murni Polietilen dan Polipropilen, berkualitas yang memberikan sifat unggul tahan terhadap korosi, tahan UV, tekanan dari luar dan kebocoran.
"Pipa Vinilon KRAH terbuat dari bahan murni Polietilen dan Polipropilen, berkualitas yang memberikan sifat unggul tahan terhadap korosi, tahan UV, tekanan dari luar dan kebocoran," jelas Edward.
Pipa Vinilon KRAH juga sudah mempunyai lisensi dari KRAH GmbH Jerman yang memenuhi uji kualitas sesuai standar internasional DIN16961, EN13476, ASTM F894, dan ISO9969.
Ukuran diameter Pipa Vinilon KRAH mulai dari 1.000 milimeter atau 1 meter, hingga 3.000 milimeter atau 3 meter. Dan yang paling penting, Pipa Vinilon KRAH ini juga ramah lingkungan, karena dapat dilakukan recycle kembali.
"Adapun keunggulan-keunggulan tersebut, diproduksi menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, yaitu bahan PE dan bahan polypropylene murni. Dan diproses dengan teknologi tinggi dan akurat, dengan menggunakan mesin-mesin berteknologi dari Jerman," ungkap Edward.
Pipa Vinilon KRAH memiliki integrasi sambungan Electrofusion socket dan spigot, sehingga pipa Vinilon KRAH dapat disambung dengan teknik Electrofusion yang memenuhi standar DVS (Deutscher Verband für Schweißen).
Teknik ini dapat menjamin sistem pipa yang homogen, bebas bocor dan fleksibel, tanpa ada titik lemah pada sambungan, sehingga sangat kuat dan rapat.
"Proses penyambungan dengan teknik Electrofusion ini lebih akurat, cepat dan mudah bahkan untuk pipa berukuran diameter besar sekalipun, sehingga mampu menghasilkan sistem perpipaan yang andal dan tahan lama," papar Edward.
Pipa Vinilon KRAH akan diproduksi oleh Vinilon Group dengan diameter hingga 3.000 milimeter di pabrik Cileungsi Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober 2024.
Dalam kesempatan yang sama, CEO Vinilon Group, Sandy Susanto mengatakan, pipa Vinilon KRAH memiliki lisensi dari Jerman yang membuat Vinilon, menjadi satu-satunya perusahaan pemegang lisensi pipa KRAH di Indonesia.
"Kami percaya bahwa kehadiran pipa terbaru dari Vinilon Group ini, mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan industri infrastruktur tanah air," ungkap Sandy.
Ia menambahkan, bahwa pipa Vinilon KRAH merupakan pipa dengan desain dinding spiral pertama di Indonesia yang diproduksi di dalam negeri.
"Sebenarnya pipa jenis KRAH sudah ada, tapi kebanyakan harus impor dari luar negeri. Sehingga, pipa Vinilon KRAH merupakan pipa jenis KRAH pertama di Indonesia yang diproduksi di dalam negeri," tandas Sandy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Peluncuran-pipa-Vinilon-KRAH.jpg)