Berita Jakarta
Sukseskan Program Nasional, Dinkes DKI Siapkan Rumah Sakit Tarakan Tangani Penyakit TB
Sukseskan Program Nasional, Dinkes DKI Siapkan RS Tarakan Tangani Penyakit Tuberkulosis
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI menyiapkan satu ruangan di Rumah Sakit Tarakan Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat untuk tangani pasien yang menderita penyakit tuberkulosis (TB).
Kepala Dinas Kesehatan DKI, Ani Ruspitawati mengatakan, RS Tarakan dipersiapkan karena spesialnya menangani penyakit TB.
Nantinya, RS Tarakan akam terhubungan dengan pasien rawat jalan, rawat inap, ICU, kemudian ada OK, radiologi dan farmasi.
"Semuanya ada di satu area aksesnya juga khusus jadi ini akan memudahkan aksesnya bagi penderita TB dan selain itu juga menunjukkan konsistensi kita memberikan pelayanan yang konsepnya adalah pada keselamatan dan keamanan pasien ini salah satu program nasional," katanya, Kamis (12/9/2024).
Menurut Ani, penanganan TBC ini salah satu program nasional sehingga Pemprov DKI berkomitmen untuk menyediakan akses layanan kesehatan.
Ia menerangkan di RS Tarakan ada kamar rawat inap pasien TB sekira 10 tempat tidur dan dua ruang ICU.
"Kita juga tadi layanan luka bakar kita sediain tempat tidur untuk kapasitasnya ada 12, dilengkapi ICU, OK, ICU ada 2, layanan isolasi untuk luka bakar, jadi kalo ada yg kena luka bakar misal kasus infeksi itu ada ruang isolasi itu kita buat dalam satu cluster sehingga terhadap pasien penanganan cepat," imbuhnya.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ditemani Kepala Dinas Kesehatan DKI, Ani Ruspitawati meninjau Rumah Sakit Tarakan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2024).
Heru mengatakan, dirinya sempat melihat sejumlah ruangan pertama adalah untuk penanganan pasien luka bakar dan ia menilai cukup lengkap.
"Kedua adalah ruang khusus penanganan TB MBR, jadi ruangan khusus, isolasinya cukup baik," kata Heru, Rabu. (m26)
| Penjelasan KLH soal Mantan Kadis LH DKI Tersangka Kasus Longsor Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang |
|
|---|
| KemenHAM DKI Bentuk 7 Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian di Jakarta |
|
|---|
| Pemprov DKI Tindak Tegas Pedagang yang Olah Daging Ikan Sapu-sapu Jadi Makanan |
|
|---|
| Pemkot Jaktim Sosialisasi Kependudukan, Sasar Pendatang Baru |
|
|---|
| Sasar ASN, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026 di Balai Kota Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-batuk-selama-14-hari.jpg)