Partai Poltik
Pengurus PPP Pertanyakan Mekanisme Gabung KIM Tanpa Musyawarah Internal
Ia menyebut dirinya lebih mempermasalahkan pada aspek mekanisme organisasi yang memang selama ini tidak dijalankan dengan seharusnya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Ketua DPP PPP Bidang OKK (Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan) Idy Muzayyad mempersoalkan pernyataan Plt Ketua Umum PPP Mardiono yang tiba-tiba bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) tanpa terlebih dahulu melalui mekanisme permusyawaratan partai.
"Sikap tersebut merupakan sikap pribadi, bukan reprentasi organisasi, belum menjadi sikap resmi. Karena harusnya diputus melalui Rapimnas atau Mukernas PPP, " ujar Idy dalam keterangannya, akhir pekan ini.
Ia menyebut dirinya lebih mempermasalahkan pada aspek mekanisme organisasi yang memang selama ini tidak dijalankan dengan seharusnya, termasuk sikap politik kepartaian terkait gabung ke KIM.
Karenanya Idy meminta kepada presiden terpilih Prabowo Subianto agar tidak gampang percaya dengan pernyataan pribadi Mardiono tersebut.
Idy mengingatkan bahwa keputusan merapat ke capres Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024 lalu diputuskan melalui forum resmi Rapimnas di Yogyakarta bulan April 2023.
"Maka kalau mau manasakh atau mengubah ya harus melalui forum yang setara," ungkapnya.
Baca juga: Kalah Saat Lomba Balap Karung, Ayu Ting Ting Raih Juara Lomba Memindahkan Tepung Diatas Piring
Idy menyayangkan langkah dan sikap Plt. Ketua Umum PPP dan kroninya yang mengatasnamakan sikap partai untuk kepentingan diri dan kelompoknya.
Sebelumnya, Ketum PPP menyatakan telah resmi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan memberikan dukungannya pada pemerintahan Prabowo-Gibran ke depannya.
Hal ini disampaikan oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto saat menerima kedatangan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Mardiono di kediamannya yang berada di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta, Kamis (15/8/2024) malam.
"Baru saja saya menerima kedatangan Pak Mardiono, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, sahabat lama juga saya, dan beliau menyampaikan keputusan P3 untuk bergabung dengan kami dalam koalisi kami mendukung pemerintahan yang Insya Allah akan saya pimpin mulai 20 Oktober yang akan datang,"ujarnya dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (16/8/2024).
Baca juga: Megawati Ingatkan Jasa Soekarno, karena Perjuangannya Bangsa Indonesia Merdeka
Prabowo pun menyambut dengan baik keputusan PPP untuk bergabung dengan KIM dan mendukung pemerintahannya mendatang.
"Saya menyampaikan terima kasih rasa gembira saya atas nama teman-teman koalisi kita," kata Ketua Umum Gerindra itu.
Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PPP Resmi Gabung KIM, Prabowo Sambut Baik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ketua-DPP-PPP-Bidang-OKK.jpg)