Sabtu, 2 Mei 2026

Info Ditjen Bimas Buddha

Dirurpendik Agama Buddha, Nyoman: YDS 2024 Sebagai Perekat Anak Muda Buddhis Indonesia dan Dunia

Dirurpendik Agama Buddha, Nyoman Suriadarma mengatakan kegiatan Yobbana Dhamma Samaya 2024 sebagai perekat anak muda Buddhis Indonesia dan dunia.

Tayang:
dok. Ditjen Bimas Buddha
Dirurpendik Agama Buddha, Nyoman Suriadarma menghadiri penutupan Yobbana Dhamma Samaya (YDS 2024) yang diikuti oleh sekitar 300 peserta dari dalam dan luar negeri. 

WARTAKOTALIVE.COM, MAGELANG - Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha (Dirurpendik) Agama Buddha, Nyoman Suriadarma resmi menutup kegiatan Yobbana Dhamma Samaya (YDS 2024) yang diikuti oleh sekitar 300 peserta dari dalam dan luar negeri.

Nyoman Suriadarma berpesan, bahwa jadikan pertemuan Yobbana Dhamma Samaya 2024 sebagai perekat, bukan sebagai penyekat, jalin kolaborasi, jalin komunikasi dan jalin juga jejaring sesama anak muda Buddhis Indonesia dan dunia. 

“Saya berharap Yobbana ini sebagai icon pertemuan pemuda internasional, jadikan Yobbana Dhamma Samaya ini untuk memperbanyak, memperbesar ruang di media sosial unggah semua kegiatan kemarin dan hari ini, penuhi Twitter, FB, IG dan sebagainya,” jelas Nyoman pada Kamis (15/8/2024).

Nyoman menambahkan, dalam pelaksanaan Yobbana Dhamma Samaya di lakukan ikrar bersama, salah satunya peserta yang ada di sini sebagai simpul atau agent-agent kerukunan di tengah-tengah dunia.

Nyoman mengajak anak muda untuk perlu mepahami Candi Borobudur dijadikan satu pusat baik Indonesia maupun dunia.

“Sekarang sudah mulai menganjak ke Borobudur salah satu cagar destinasi wisata Buddhis internasional itu luar biasa,” sebut Dirurpendik.

Peserta YDS 2024 membacakan Ikrar menyambut hari peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI
Semua peserta Yobbana Dhamma Samaya (YDS 2024) membacakan Ikrar menyambut hari peringatan ke-79 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatannya semua peserta Yobbana Dhamma Samaya (YDS 2024) membacakan Ikrar menyambut hari peringatan ke-79 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan dalam momentum kegiatan Yobbana Dhamma Samaya, International Buddhist Sociopreneur 2024, sebagai berikut: 

1. Sebagai umat manusia yang mempunyai akal dan hati nurani yang dilahirkan merdeka, mempunya hak dan kewajiban yang sama untuk bergaul satu sama lain dalam persaudaraan sejati (Kalyanamitta).

2. Memupuk kerukunan dan memelihara keberagaman suku, ras, bahasa, serta agama dalam persatuan antar bangsa.

3. Menolak segala tindakan tidak terpuji yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berlandaskan Tiratana (Buddha Ratana - Dhamma Ratana - Saṅgha Ratana).

4. Bekerjasama dalam solidaritas antar Pemuda Buddhis Dunia secara aktif dan berkontribusi baik di tingkat Lokal, Nasional, maupun Internasional.

5. Mendukung Candi Borobudur, sebagai destinasi religi umat Buddha Indonesia dan Dunia, serta pemasangan Chatra, untuk meningkatkan keyakinan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved