Sabtu, 18 April 2026

Kebakaran

Inilah Dugaan Penyebab Kebakaran Distributor Perabot di Bekasi yang Tewaskan Lima Orang

Sebuah bangunan distributor parabot di jalan H Jain RT 2 RW 8, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, terbakar pada Rabu (3/7/2024).

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Junianto Hamonangan
Wartakotalive.com/ Rendy Rutama
Kebakaran bangunan distributor parabot di jalan H Jain RT 2 RW 8, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi diduga berasal dari korsleting listrik bangunan yang bermula sekira pukul 06.45 WIB. 

WARTAKOTALIVE.COM, JATIASIH - Sebuah bangunan distributor parabot di jalan H Jain RT 2 RW 8, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, terbakar pada Rabu (3/7/2024). 

Danki Kompi A Disdamkarmat, Rusmanto mengatakan kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik bangunan yang bermula sekira pukul 06.45 WIB.

“Kronologinya itu konsleting listrik dan menyebabkan api membesar hingga membakar bangunan,” kata Rusmanto, Rabu (3/7/2024).

Rusmanto menjelaskan kebakaran menghanguskan luas bangunan lebih kurang 300 meter persegi.

Api yang besar baru dapat dipadamkan usai memakan waktu lebih kurang tiga jam.

Akibat dari peristiwa itu, kerugian ditafsir hingga Rp 1 miliar.

Baca juga: 5 Jenazah Sekeluarga Ditemukan Bertumpuk dan Berpelukan dalam Kebakaran Toko Perabot di Bekasi 

“Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.06 WIB kerugian lebih kurang Rp 1 miliar,” pungkasnya.

Selain kerugian materil, kebakaran tersebut juga membuat satu keluarga meninggal dunia.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris mengatakan korban tewas kebakaran terdiri dari satu laki-laki dan empat perempuan.

Identitasnya yakni suami Suryan, istri Nelly yang tengah hamil, anak perempuan Azzahra, Arssyla, dan Endah.

“Kalau informasi yg ada itu jenazah bapak, istri kemudian tiga orang anak dan sudah kami evakuasi bersama dengan tim BPBD kemudian tim penyelamatan Kota Bekasi dan Biddokes Polres Metro Bekasi Kota,” kata Namar, Rabu (3/7/2024).

Namar menjelaskan korban meninggal dunia diduga karena menghirup asap yang terlalu banyak saat berada di dalam bangunan.

Kondisi jenazah pun tidak terlihat adanya luka bakar, dibuktikan dengan kondisi baju masih utuh terpasang di badan.

Kemudian jenazah langsung dibawa petugas ke RSUD Kota Bekasi guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Tadi setelah diidentifikasi ternyata ini berkumpul di kamar mandi, lima orang ini berkumpul di kamar mandi dan mungkin karena kondisi asap yg banyak tidak tertolong lagi,” jelasnya.

Namar menuturkan api saat ini sudah dipadamkan usai dikerahkan 14 personel dengan 72 personel.

“Sudah padam dengan durasi waktu dua atau tiga jam,” pungkasnya. (m37)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved