Minggu, 3 Mei 2026

Berita DPRD Kota Bogor

Daftar Jadi Balon Wali Kota, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ingatkan ASN Harus Netral

Ketua Komisi IV Akhmad Seaful Bakhri igatkan ASN untuk jaga netralitas jelang Pilkada dan Pilgub 2024.

Tayang:
Editor: Dodi Hasanuddin
Humas DPRD Kota Bogor
Daftar Jadi Balon Wali Kota, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ingatkan ASN Harus Netral 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pesta demokrasi di Kota Bogor tak lama lagi digelar. Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024 akan dimulai Agustus nanti.

Hal ini pun menjadi sorotan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri.

Ia pun mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkota Bogor untuk menjaga netralitas menjelang Pilkada 2024.

Baca juga: DPRD Kota Bogor Bahas LKPJ Terakhir Bima Arya, Penjelasan Tim Pansus agak Miris

Demikian juga para pejabat yang berada di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sebab, netralitas ASN tertuang dalam Surat Edaran (SE) NOMOR: 100.3.4/2159 – BKPSDM Tentang Pelaksanaan Netralitas Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Badan Usaha Milik Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bogor Dalam Penyelenggaran Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024.

"Sekalian mengingatkan untuk diri saya juga sebagai bakal calon walikota (Balon) yang sudah mendaftar disalah satu parpol untuk tidak akan memanfaatkan fasilitas negara dan mengunakan hubungan birokrasi untuk media pemenangan," ujar pria yang akrab disapa ASB, Selasa (21/5/2024).

Baca juga: Komisi III DPRD Kota Bogor Soroti Pembangunan Dua Unit Sekolah Satu Atap di Cimahpar dan Duta Pakuan

ASB mengakui sudah mengimbau kepada mitra kerja terutama OPD yang rawan dipolitisasi seperti Dinas Pendidikan (Disdik) untuk tidak memberikan ruang disetiap satuan pendidikan.

"Apalagi satuan pendidikan yang notabene untuk tempat belajar. Maka, harus benar-benar bersih dari politisasi apapun kemasannya yang akan dilakukan oleh sayap-sayap pendukungnya," tegas ASB

Ia berharap kedepannya, OPD Kota Bogor lebih memiliki rasa sensitif dalam menyelenggarakan acara atau event yang bersumber dari dana APBD.

"Siapa saja nanti yang harus diundang, ini harus lebih selektif. Oleh karena itu, kita berkomitmen untuk bergerak di jalur netral dan meminta OPD untuk lebih sensitif terhadap akomodasi kegiatan yang melibatkan balon atau orang-orang yang diduga patut sebagai tim balon dalam pelaksanaan kegiatan," tutupnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved