Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional

Kini Dipanggil Mas Bowo oleh Jokowi, Prabowo Diminta Lebih Sering ke Luar Negeri

Prabowo mengaku semakin akrab dengan Presiden Jokowi setelah dipanggil dengan sebutan Mas Bowo. Diminta sering ke luar negeri.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Rusna Djanur Buana
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Presiden terpilih Prabowo Subianto saat hadiri Halal Bihalal PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2024) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Prabowo Subianto mengaku saat ini semakin akrab dengan Presiden Joko Widodo.

Hal itu ditunjukkan oleh sikap Jokowi yang lebih senang memang Prabowo dengan sebutan Mas Bowo.

Sebelumnya Presiden lebih sering memanggilnya sebagai Pak Menhan.

Prabowo pun mengaku senang dengan perubahan tersebut.

Terlebih Jokowi lebih meminta calon presiden terpilih itu lebih sering melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri.

"Kemarin-kemarin saya dipanggil dengan sebutan Pak Menhan, sekarang lebih akrab lagi, 'Mas Bowo'.

Jadi memang semakin hari semakin akrab," kata Prabowo yang disambut tawa para hadirin dalam acara Halalbihalal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Minggu (28/4/2024).

Prabowo juga mengungkap, Jokowi kian sering memerintahkannya untuk melawat ke luar negeri, mulai dari Tiongkok, Jepang, hingga negara timur tengah.

Baca juga: Pengamat Yakin KIM Tolak Pesaing Prabowo-Gibran Jadi Menteri, Anies: Jangan Berandai-andai

“Mas Bowo nanti harus berangkat ke sini, ketemu ini,” kata Prabowo meniru ucapan Jokowi.

“Siap, Pak, siap. Benar, saya ke Tiongkok atas petunjuk beliau, ke Jepang. Sekarang saya diperintahkan untuk ke timur tengah, sangat penting,” ujarnya.

Prabowo mengatakan, Jokowi telah mempersiapkan dirinya dengan sangat teliti.

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun tak malu-malu mengakui bahwa dirinya belajar dari sosok Jokowi.

Bahkan, Prabowo bilang, ia bersedia maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 karena telah mengantongi dukungan dari Kepala Negara.

“Waktu saya ditanya saya mau maju atau tidak 2024 ini, saya terang-terangan mengatakan, saya maju apabila saya direstui dan didukung oleh Pak Joko Widodo,” ucap Prabowo seperti dilansir Kompas.com.

Oleh karenanya, lanjut Prabowo, sebagai presiden terpilih, dirinya berjanji untuk melanjutkan pemerintahan Jokowi.

Menteri Pertahanan tersebut menyadari bahwa pemerintahan Jokowi belum sepenuhnya berjalan baik.

Untuk itu, diperlukan perbaikan dan inovasi yang cepat dalam berbagai hal.

Prabowo pun berjanji untuk memberi solusi terhadap tuntutan dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan rakyat ke depan.

Baca juga: Prabowo Banggakan Jokowi yang Membantunya Mempersiapkan Pelantikan pada Oktober Nanti

Saat ini, kata Prabowo, dirinya dan wakil presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, terus mempersiapkan diri, mengumpulkan para pakar dan semua unsur untuk berdiskusi merumuskan langkah pemerintah ke depan.

“Strategi dan program yang sudah dirintis oleh Pak Joko Widodo dan pemerintahan beliau kami anggap adalah landasan, pondasi yang sangat kuat dan kami akan membangun di atas fondasi itu,” tuturnya.

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih RI masa jabatan 2024-2029 oleh KPU RI pada Senin (22/4/2024).

Pasangan ini memenangi Pilpres 2024 dengan perolehan 96.214.691 suara atau sekitar 58,58 persen dari seluruh suara sah nasional.

Sementara, pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, mengekor di urutan kedua dengan raihan 40.971.906 suara atau sekitar 24,95 persen.

Di urutan buntut, capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, menghimpun 27.040.878 suara atau sekitar 16,47 persen dari seluruh suara sah nasional.

Meski begitu, Prabowo-Gibran belum resmi menjadi presiden dan wakil presiden RI. Menurut jadwal, pelantikan keduanya bakal digelar pada 20 Oktober 2024.

Temani Jokowi terima PM Singapura

Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong meyakini, Presiden terpilih, Prabowo Subianto mampu melanjutkan hubungan baik Indonesia-singapura di masa depan. Hal itu disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi, Prabowo dan Wakil PM Singapura Lawrence Wong di Istana Bogor pada Senin (29/4/2024).

"Saya yakin Pak Prabowo dan Wakil PM Lawrence akan terus membawa hubungan ini ke tingkat yang lebih tinggi. Semoga hubungan Singapura dan Indonesia terus berkembang di masa depan, atau seperti yang kita sebut dengan semboyan Maju Jaya," ujar PM Lee saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Senin.

Lee Hsien Loong akan mengakhiri masa tugasnya sebagai perdana menteri.

Sebagai gantinya, ia telah menunjuk Lawrence Wong yang saat ini merupakan Wakil PM Singapura sekaligus Menteri Keuangan negeri singa tersebut.

Terkait dengan pergantian pemimpin tersebut, PM Lee sempat menyinggung dalam keterangannya.

PM Lee menyebut biasanya pertemuan hanya dilakukan antara dirinya dan Presiden Jokowi.

Namun, pertemuan pada Senin siang di Istana Bogor menjadi istimewa karena diikuti calon penerus dari Indonesia dan Singapura. 

"Biasanya kami mengadakan pertemuan empat mata antara dua pemimpin, namun tahun ini kami senang sekali ada pertemuan delapan mata yang dihadiri oleh Pak Prabowo dan Wakil PM Lawrence," jelasnya.

"Dari kepemimpinan saat ini hingga masa depan, kami berkomitmen untuk melihat ke depan, membangun fondasi yang kuat dan memperluas kerja sama kami.

Saya senang, saya dan Presiden Jokowi menyerahkan hubungan bilateral dalam keadaan baik kepada penerus kita," tambahnya

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved