Sabtu, 9 Mei 2026

Mudik Lebaran

Imbas Longsor di Tol Bocimi, Sandiga Uno Waswas pada Pemudik dan Wisatawan, Ini Imbauannya

Menparekraf Sandiaga Uno mengaku waswas kepada masyarakat yang melintas di jalan tol Bocimi, baik yang hendak mudik maupun berwisata. Kenapa?

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
warta kota/hironimus roni
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kedua dari kanan) saat meninjau kesiapan jalur wisata Puncak di Mini Mania Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (8/4/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meminta wisatawan yang berlibur ke Sukabumi untuk melakukan penyesuaian jalur dan waktu keberangkatan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat longsor yang terjadi di Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) Kilometer 64.

Baca juga: Ambles Tol Bocimi Diprediksi Ganggu Arus Mudik, Perbaikan Setelah Lebaran

"Saat ini sedang ada perbaikan di lokasi longsor. Kami minta masyarakat yang berwisata dan mudik agar melakukan penyesuaian, baik pemilihan jalur maupun waktu keberangkatan," kata Sandi saat meninjau kesiapan jalur wisata Puncak di Pospam Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (8/4/2024).

Dia mengungkapkan sejumlah pemudik ke Sukabumi terpaksa memilih rute jalur Puncak karena imbas longsor di Tol Bocimi.

"Ini harus diantisipasi juga agar tidak timbulkan kemacetan di jalur wisata Puncak," papar Sandi.

Menurutnya, tanah longsor di Tol Bocimi merupakan fenomena alam yang harus diantisipasi bersama.

Baca juga: Muhadjir Effendy Sebut Longsor Tol Bocimi Berpotensi Ganggu Mudik, Harus Dibuat Rekayasa

"Cuaca ekstrim ini harus kita mitigasi melalui kerja sama dengan Basarnas dan Badan Penanghulangan Bencana Daerah (BPBD) agar tidak mengganggu para pemudik dan wisatawan," tutur Sandi.

Terpisah, KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto Ashari menjelaskan sejauh ini tidak ada peningkatan yang signifikan jumlah kendaraan di jalur Puncak sejak ada longsor di Tol Bocimi.

"Dulu sebelum dibukanya gerbang Tol Parung Kuda, semua kendaraan dari Tol Jagorawi-Bocimi itu juga melalui Simpang Cigombong kemudian masuj jalur arteri sampai dengan Cicurug dan Parung Kuda," jelasnya.

Ardian menjelaskan sampai dengan saat ini titik titik hambat lalu lintas akibat longsor Tol Bocimi ada di wilayah Sukabumi.

"Untuk titik titik hambat yang ada di wilayah Kabupaten Bogor relatif tidak ada," ucapnya.

Dia menambahkan aktivitas pabrik di Cicurug, wilayah Kabupaten Sukabumi, juga saat ini sudah libur sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas pada saat arus mudik.

"Mudah-mudahan nanti kondisi ini sampai arus balik Lebaran sehingga untuk wilayah Kabupaten Bogor hanya berdampak pada saat adanya aktivitas pabrik," tandas Ardian.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved