Jumat, 15 Mei 2026

Berita Video

VIDEO Ribuan Umat Padati Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Bintaro

Perayaan Vigilli Paskah atau Malam Paskah di Gereja Santo Matius Penginjil Bintaro dihadiri ribuan umat Katolik pada Sabtu (30/3).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Joanita Ary | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta – Meski hujan turun dengan sangat deras jelang Perayaan Vigilli Paskah atau Malam Paskah di Gereja Santo Matius Penginjil Bintaro, namun tak menyurutkan ribuan umat Katolik untuk melaksanakan perayaan dengan penuh suka cita pada Sabtu (30/3).
Vigili Paskah atau Perayaan Malam Paskah berlangsung pada sekitar pukul 18.00 WIB
Rangkaian Perayaan Vigilli Paskah diawali dengan Upacara Cahaya, dimana Imam yang memimpin upacara saat itu Romo Paulus Yohanes Dharmawan Adharius, SX atau Romo Wawan menggoreskan tanda salib atas lilin Paskah untuk dijadikannya Lambang Yesus Kristus serta huruf pertama dan terakhir dari abjad Yunani yakni Alpha dan Omega.


Makna dari semua hal itu adalah Kristus yang merupakan awal dan puncak kesempurnaan dari segala-galanya.
Dan lilin tersebut melambangkan pengorbanan Yesus yang wafat di kayu salib.
Suasana semakin syahdu saat umat mulai menyalakan lilin Paskah yang mereka genggam.
Sedangkan Nyala api yang berasal dari lilin yang dipegang umat melambangkan keilahian bahwa Kristus adalah terang dunia.
Selain upacara cahaya, rangkaian terpenting lainnya pada Perayaan Vigilli Paskah menurut Romo Antonius Setya Herawan, MSF atau Romo Iwan adalah Liturgi Sabda
Pada lituri sabda semua peristiwa yang tercantum dalam Kitab Suci, dinyanyikan dengan sangat indah pada malam tersebut.

Baca juga: Mengenal Perayaan Idul Fitri di Turki, Saatnya Bagi-bagi Permen dan Bertukar Hadiah


Dimana dari Bacaan Injil (Markus 16:1-8) dituliskan bahwa melalui kebangkitan Putra-NYA dari kematian, seluruh umat Allah diyakinkan bahwa tak ada kuasa apa pun yang bisa menghentikan kita masuk dalam kemuliaan kekal jika kita percaya dan mengikuti teladan Penebus yang sudah mencintai kita sampai sehabis-habisnya.
Dan hal inilah yang sungguh menegaskan bahwa perayaan Paskah merupakan perayaan pembebasan dan perayaan keselamatan.
Kemudian perayaan dilanjutkan dengan liturgi baptis, dimana pada momen ini juga diadakan pembaharuan janji baptis.
Karena peristiwa baptis sangatlah penting bagi umat Katolik.
Perayaan Malam Paskah selanjutnya ditutup dengan Liturgi Ekaristi.

Baca juga: Tim Hukum Ganjar-Mahfud Sebut Kapolri Larang Kapolda Bersaksi, Haidar Alwi: Hanya Gertakan Saja


Dari Liturgi Ekaristi ini menggambarkan persatuan erat dan mesra antara Allah dan manusia.
Untuk itu Romo Iwan juga menyampaikan pesan bahwa Kebangkitan Kristus yang luar biasa yang menyelamatkan dan memberi harapan selalu diawali oleh sengsara dan wafatNya
Dengan demikian segelap apapun hidup kita saaat ini, serumit apapun permasalahan kita saat ini dan sesulit apapun perjuangan hidup.

Baca juga: Panglima TNI Akui Amunisi yang Meledak Sudah Kedaluwarsa


Akan selalu ada harapan bahwa Allah membawa pemulihan dan harapan melalui kebangkitanNya.
Dan pada akhir perayaan Romo Wawan juga menyampaikan pengharapannya untuk seluruh umat Allah, agar dengan paskah ini seluruh umat allah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Menjadi pribadi yang solider dan mampu lebih berempati dengan saudara yang membutuhkan, dengan semangat solidaritas.
Selain itu diharapan juga umat Allah mampu menumbuhkan kepercayaan dan sikap hormat dari semangat subsidiaritas.
Selamat paskah

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved