Senin, 8 Juni 2026

Berita Jakarta

Meski Harganya Jauh Lebih Mahal, Dishub DKI Bakal Beli Harley Davidson LiveWire, Ini Alasannya

Meski Harganya Lebih Mahal, Dishub DKI Bakal Beli Motor Harley Listrik untuk Kawal Gubenur Jakarta Terpilih, Ini Alasannya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Grid.com
Harley-Davidson LiveWire 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI membeli sepeda motor listrik untuk mengawal pejabat sesuai dengan Perpres 55/2019 tentang percepatan implementasi kendaraan bermotor berbasis baterai. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo mengatakan, pengadaan sepeda motor listrik itu juga sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 terkait pemanfaatan kendaraan motor listrik berbasis baterai untuk kendaraan dinas maupun perorangan. 

"Nah, oleh sebab itu kami selaku Dishub memilih kendaraan listrik itu pertama untuk patroli. Tahun lalu sudah diadakan 186 unit, sekarang digunakan anggota untuk melakukan patroli, motor jangkrik ya, motor bebek listrik sudah digunakan," terangnya, Selasa (26/3/2024).

Menurut Syafrin, kendaraan Dinas Perhubungan DKI yang biasa digunakan untuk memgawal usianya sudah cukup tua tahun 2006.

Sehingga, ia bakal mengajukan pengadaan lagi terkait dengan kendaraan dinas untuk mengawal pejabat. 

"Jadi ini kita akan ganti, tapi dengan menggunakan teknologi motor listrik dan rencananya setelah itu diadakan nantinya, motor listrik tersebut akan digunakan prioritasnya untuk pemanduan Gubernur terpilih nanti. Kan baru tahun depan dia ada, enggak saya gunakan kok," tegasnya.

Syafrin menambahkan, rencananya kendaraan pengawal bakal menggunakan merek Harley Davidson LiveWire.

Namun, ia mengaku nominal pembeliannya cukup mahal dibanding kendaraan listrik biasa.

"Tapi tetap kami menunggu mereka tayang di katalog. Setelah ada di katalog baru bisa kita lakukan pembelian," terangnya.

Syafrin juga menjawab pertanyaan dari DPRD DKI yang mempertanyakan urgensi pembelian sepeda motor listrik.

Pertama kata Syafrin untuk pengawalan Gubernur DKI Jakarta karena mobilitas ke lapangan sangat tinggi. 

Syafrin juga ingin menurunkan polusi udara di Jakarta agar udara di Jakarta membaik dan bersih.

"Jadi, bagaimana kita mengajak masyarakat kemudian kita sendiri boros dengan polusi. Targetnya kan kemacetan, polusi udara itu menjadi domain kami dan kami memberikan sosialisasi juga ke masyarakat, ini prioritas kami," imbuhnya. 

"Jadi tidak hanya mendorong ganti, tapi kami sudah mulai. Ayo sama-sama kita mulai demi kualitas udara Jakarta lebih baik," tambahnya. (m26)

Baca Berita WARTAKOTALIVE.COM lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved