Jumat, 5 Juni 2026

Hobi

Tips Perawatan Tanaman Keladi Agar Tetap Berkembang

Simak cara merawat tanaman Keladi atau Caladium yang juga dikenal sebagai tanaman Hati Yesus.

Tayang:
pixabay
Cara merawat dan mengembangkan tanaman keladi atau hati yesus 

Laporan Kontributor Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Simak cara merawat tanaman Keladi atau Caladium yang juga dikenal sebagai tanaman Hati Yesus.

Tanaman ini populer di kalangan tukang kebun karena dedaunan keladi terlihat mencolok.

Daunnya yang berbentuk hati memiliki pola rumit dalam nuansa putih, merah muda, dan hijau.

Caladium memang menghasilkan bunga, tetapi tukang kebun biasanya memotongnya.

Alasannya agar tanaman dapat memfokuskan energinya pada daunnya yang spektakuler.

Serta memberi warna pada batas taman, sebagai penutup tanah, dan sebagai pengisi di antara tanaman lain.

Baca juga: Turunkan Biaya Pemeriksaan, Kementan Dorong Peningkatan Layanan Perlindungan Varietas Tanaman

Namun tanaman luar ruangan ini juga dapat tumbuh subur di dalam ruangan.

Keladi dalam ruangan menjadikannya cara mudah menghadirkan alam ke dalam rumah Anda, selama Anda tahu cara merawatnya.

Anda cukup menyediakan cahaya dan air yang dibutuhkan keladi.

Serta memahami siklus hidupnya yang tidak biasa, tanaman ini akan mencerahkan rumah selama bertahun-tahun yang akan datang.

Caladium adalah tanaman tropis yang berasal dari Amerika Selatan dan Tengah.

Di luar ruangan, tanaman ini sering ditanam sebagai tanaman tahunan di iklim lebih dingin.

Biasanya tumbuh setinggi satu hingga dua kaki.

Keladi menyukai keteduhan, ini pilihan yang sangat baik bagi tukang kebun yang mencoba mengisi petak-petak teduh

Baca juga: 18 Tanaman dan Bunga ini Bisa Jadi Penghias serta Kado di Hari Natal dan Tahun Baru

Atau bagi induk tanaman yang rumahnya tidak mendapat banyak cahaya.

Inilah cara menjaga tanaman hias keladi Anda tetap bahagia di dalam ruangan.

Cahaya dan air tepat

Keladi menyukai keteduhan, yang membuatnya lebih mudah untuk membuatnya tetap bahagia di dalam ruangan.

Mereka tetap membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis.

Namun mereka lebih menyukai cahaya tidak langsung.

Dia menyukai cahaya tidak langsung mengenai tanaman setelah dipantulkan dari suatu permukaan.

Atau cahaya matahari disaring melalui suatu media (seperti kaca jendela), membuatnya lebih lemah dibandingkan sinar matahari langsung.

Kebanyakan cahaya dalam ruangan tidak langsung, namun kekuatannya bervariasi.

Jendela yang terhalang pohon yang rindang akan menghasilkan lebih sedikit cahaya dibandingkan jendela yang tidak terhalang.

Jendela yang menghadap ke selatan memberikan lebih banyak cahaya daripada jendela yang menghadap ke utara (jika Anda tinggal di belahan bumi utara).

Keladi menyukai banyak tempat teduh, dia kandidat utama untuk jendela kecil, terhalang, atau menghadap ke utara.

Jika jendela memberikan cahaya lebih terang, Anda dapat melemahkannya dengan menggantungkan tirai tipis atau memindahkan tanaman beberapa meter dari jendela.

Keladi adalah tanaman tropis, mereka membutuhkan banyak kelembapan.

Selama bulan-bulan hangat, saat keladi Anda dalam tahap pertumbuhan aktif, sirami setidaknya sekali seminggu.

Tunggu hingga permukaan tanah kering sebelum disiram kembali, namun jangan sampai tanah benar-benar kering di sela-sela penyiraman.

Caladium juga menyukai kelembapan

Jika Anda tinggal di daerah beriklim kering, letakkan tanaman Anda di kamar mandi atau di dekat alat pelembab udara jika memungkinkan.

Jika itu bukan pilihan, sering-seringlah menyemprotkannya akan membantu membuatnya tetap bahagia.

Meskipun keladi menyukai kelembapan, mereka rentan terhadap tanah yang tergenang air.

Menanam keladi dalam pot dengan lubang drainase akan memberikan perlindungan ekstra dari penyiraman berlebihan yang tidak disengaja.

Siklus hidup

Sebelum mengadopsi keladi ke dalam rumah Anda, penting untuk memahami siklus hidup tanaman ini yang agak tidak lazim.

Keladi merupakan tanaman umbi-umbian, artinya tumbuh dari umbi yang tersembunyi di dalam tanah.

Habitat aslinya, keladi tidak aktif di musim dingin, saat dedaunannya mati namun umbinya tetap bertahan.

Bahkan di dalam ruangan, dalam lingkungan dengan suhu terkendali, keladi biasanya tidak aktif setelah beberapa bulan pertumbuhan aktif.

Jadi jika tanaman hijau subur di tanaman Anda tiba-tiba layu, jangan khawatir.

Pangkas vegetasi kembali ke permukaan tanah, hentikan penyiraman, dan tunggu hingga tanaman kembali tumbuh aktif.

Perubahan suhu dapat menyebabkan keladi tidak aktif sebelum waktunya.

Untuk menghindari hal ini, jaga jarak aman tanaman hias Anda dari sumber angin apa pun, seperti ventilasi udara.

Saat suhu turun di musim dingin, Anda perlu memindahkan tanaman lebih jauh dari jendela agar tanaman tidak kedinginan.

Kecintaan caladium pada keteduhan menjadikannya tanaman hias yang sempurna untuk ditanam di dalam ruangan.

Berikan tanaman hias keladi Anda jumlah air yang tepat dan sedikit sinar matahari, dan tiru lingkungan yang hangat dan lembap.

Pahami juga siklus hidup keladi dan memerlukan masa dormansi.

Biarkan saja setiap musim dingin setelah daunnya mati, dan tanaman cantik ini akan siap mencerahkan kembali rumah Anda saat musim semi. (House Digest)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved