Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Kriminalitas

Ramai Curanmor Jelang Ramadan, Cara Ini Rupanya Ampuh Cegah Sepeda Motor Digondol Maling

Ramai Curanmor Jelang Ramadan, Cara Ini Rupanya Ampuh Cegah Sepeda Motor Digondol Maling

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ilustrasi sepeda motor dikunci setang ke kanan. Langkah ini diyakinkan pihak Kepolisian dapat meminimalisir sepeda motor digondol pelaku curanmor. 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) jelang Ramadan sangat meresahkan warga, termasuk warga Tangerang Selatan (Tangsel). 

Beberapa aksi kejahatan tersebut kerap kali viral karena terekam kamera pengawas alias CCTV.

Ternyata, mengunci motor dengan posisi memiringkan setang ke arah kanan bisa menjadi satu antisipasi pencurian motor.

"Setiap toko ritel saya pasang sepanduk untuk antisipasi jaga, misalkan dengan buat peringatan soal kunci setang ke kanan," ucap Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq saat dihubungi Warta Kota pada Selasa (12/3/2024).

Informasi prihal kunci setang motor ini didapatkan Bambang usai menangkap pelaku pencurian motor.

Bambang menyebut jika aksi pembobolan sangat mudah dilakukan oleh pelaku kejahatan ketika posisi setang motor terkunci ke arah kiri.

"Saya dapat pelaku curanmor, kalau buka kunci dengan setang ke kanan dia butuh waktu, mungkin lima menit langsung buka kalau ke kiri," ujar Bambang.

Oleh karena itu, pihaknya antisipasi dengan memberikan informasi lewat spanduk untuk pencegahan.

"Saya pasang banner karena konsep kami melakukan pencegahan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bambang meminta masyarakat segera lapor ke Badan Pembina Desa (Babinsa) dan Linmas atau satuan perlindungan Masyarakat ketika mengalami pencurian.

"Kalau ada kejadian bisa langsung segera cepat lapor di Babinsa, Linmas," ucap Bambang.

Terlebih lagi, setiap lini terdepan seperti Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sudah memiliki alat telekomunikasi dua arah yaitu (HT) untuk mempermudah komunikasi jika ada kejahatan di wilayahnya.

"Maksud kita ingin membangun telekomunikasi untuk membangun jaringan sampai lini terdepan RT dan RW," ujar Bambang.

Kata Bambang, pihaknya juga telah meminta camat setempat untuk memberikan anggaran kamera pengawas alias CCTV.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kejadian pencurian dan mempermudah menemukan pelaku kejahatan.

Oleh karena itu, CCTV sangat penting dan sangat membantu pihak kepolisian untuk menemukan pelaku.

"Saya udah bilang ke Camat Pondok Aren untuk dianggarkan CCTV sesuai pasal 184," ujar Bambang.

"Itu kebantu banget," pungkasnya. (m30)

Baca Berita WARTAKOTALIVE.COM lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved