Perbandingan Jumlah Massa Pendesak Hak Angket Vs Penolak Hak Angket
Pengunjuk rasa di depan Gedung DPR RI dilakukan oleh dua kelompok massa yang memiliki tujuan berbeda.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Desy Selviany
Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengunjuk rasa di depan Gedung DPR RI dilakukan oleh dua kelompok massa yang memiliki tujuan berbeda.
Satu kelompok massa merupakan penolak hak angket yang mengatasnamakan dari Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Cinta Indonesia.
Sementara massa kubu desak hak angket berasal dari Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi.
Kedua kubu masa tersebut unjuk rasa pada Selasa (5/3/2024) di depan Gedung DPR RI.
Dari pantauan Warta Kota di lapangan, jumlah massa dari gerakan rakyat tolak pilpres curang mengisi sebelah senayan hingga pertengahan pintu gerbang DPR RI diikuti oleh ribuan orang.
Kubu ini mendukung pengguliran hak angket untuk mendalami kecurangan pemilu 2024, dan mendorong pemakzulan Jokowi.
Massa pendesak hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024 ini juga melakukan aksi bakar ban di depan Gedung DPR RI.
Sementara kubu lain yang mengatasnamakan solidaritas mahasiswa dan masyarakat cinta Indonesia menduduki posisi dari arah Slipi hingga pertengahan pintu gerbang DPR RI.
Baca juga: Tidak Ikut Serukan Hak Angket di Paripurna DPR, Nasdem Kemungkinan Gabung Koalisi Prabowo-Gibran
Kubu ini mendukung jalannya demokrasi saat ini menduduki posisi dari tengah gerbang gedung ke arah Slipi.
Kubu ini menganggap penggunaan angket tak tepat digunakan jika orientasinya pembatalan pemilu.
Kubu penolak hak angket ini hanya diikuti ratusan pengunjuk rasa. Kedua kubu massa dipisahkan oleh barikade yang dijaga oleh kepolisian.
Orator dari masing-masing kubu pun saling adu kuat suara.
Banyaknya massa yang unjuk rasa membuat polisi menutup sementara Jalan Gatot Subroto.
Arus lalu lintas yang akan mengarah ke depan Gedung DPR/MPR RI dialihkan dengan penyekatan di (restoran) Pulau Dua.
Adapun Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan 3.929 personel gabungan untuk mengawal unjuk rasa hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Unjuk-rasa-desak-hak-angket-dan-tolak-hak-angket.jpg)