Kabar Artis

Genap 16 Tahun Berkarya, The Virgin Jawab Isu Penyuka Sesama Jenis hingga Dihantui Fans Fanatik

Cameria Happy Paramita alias Mita dan Dara Rizky Ruhiana atau Dara ini telah melahirkan puluhan single, dua album rekaman, hingga dua album kompilasi.

Warta Kota/Arie Puji
Cameria Happy Paramita alias Mita dan Dara Rizky Ruhiana atau Dara ini telah melahirkan puluhan single, dua album rekaman, hingga dua album kompilasi. Mita dan Dara The Virgin saat berbincang bersama Wartakotalive.com di Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Akhir 2024, usia The Virgin genap 16 tahun.

Grup musik yang diperkuat Cameria Happy Paramita alias Mita dan Dara Rizky Ruhiana atau Dara ini telah melahirkan puluhan single, dua album rekaman, hingga dua album kompilasi. 

Lagu Cinta Terlarang yang dirilis tahun 2009 meledak dan membuat nama mereka langsung menjadi sorotan.

Baca juga: The Virgin Bertahan di Industri Musik Indonesia Selama 15 Tahun, Mita dan Dara: Berkat Ahmad Dhani

Namun sepanjang perjalanannya, The Virgin kerap mendapatkan komentar tak pedas, mulai isu pengguna narkotika, penyuka sesama jenis, dan lainnya. 

Akhir Januari 2024, jurnalis Warta Kota Arie Puji Waluyo berkesempatan mewawancarai Mita dan Dara The Virgin secara eksklusif.

Mereka bercerita seputar isu negatif yang mengiringi sepanjang karier.

Baca juga: Dara dan Mita The Virgin Gemes Dengar Alasan Anak Muda Pilih Capres karena Tren, Ini Saran Mereka

Berikut hasil wawancaranya:

Boleh diceritakan awal mula terbentuknya grup musik The Virgin?
Mita: Memang era sekarang kayaknya enggak (banyak yang) kenal kami ya. Jadi tahun 2007 itu, aku pertama masuk RCM (Republik Cinta Management), kenal sama mas (Ahmad) Dhani direkrut jadi gitarisnya The Rock yang sekarang bernama TRIAD. Lalu tahun 2008 mas Dhani jadi juri ajang pencarian bakat, nah dari sana ketemu Dara. 

Dara: Mas Dhani pas audisi sempat bilang kalau aku enggak masuk 15 besar akan ditarik ke RCM. Ternyata aku lolos 15 besar, dan keluar 10 besar. Pas tereliminasi, malam itu langsung ditelpon sama mas Iwan (Irwan Setyobudhi/manajer Ahmad Dhani--red) almarhum. Dia bilang, "Dara kamu disuruh ke RCM sama mas Dhani". Ya sudah aku ke RCM lah setelahnya.

Single Cinta Terlarang diterima baik oleh penikmat musik. Bagaimana kalian mendeskripsikan perasaan pada saat itu?
Mita: Kami enggak sadar ngetop. Pas single meledak, kami keluar rumah, ke mini market, dan ke mana-mana masih santai. Sampai akhirnya ke mal banyak yang manggil, minta foto.

Lalu main di sebuah acara, selesainya pas mau pulang, semua kamera wartawan nyorot kami berdua, kami bingung kan, dari sana merasa sudah terkenal. Ya bedanya ekonomi membaik karena secara pribadi rasanya enggak ada yang berubah. Sama merinding banget lagu kami dinyanyiin banyak orang.

Dara: Aku masih inget waktu manggung di acara kami masih merasa band bawaan Ahmad Dhani. Jadi biasa aja enggak ada yang kenal. Kemudian single meledak, kami mulai dikenal dan banyak yang minta foto.

Nah waktu acara di Ciledug, di situ pertama kali "meledak", kami manggung yang nonton banyak banget. Semuanya nyanyiin lagu kami. Aku beneran nangis di sana.

Apa saja suka duka selama berkarier di dunia musik?
Mita: Enggak menyangka ya. Dari yang tadinya aku cuma season player atau pengiring musiknya mas Dhani, tapi sekarang 15 tahun sama The Virgin dan Dara. Usia 15 tahun (jalan 16) ini ajaib dengan segala yang kami alami dan rasakan, naik turun kami, merasa diurus banget, dicuekin, sampai diurus lagi.

Pandemi (Covid-19) juga dampaknya berasa. Jadi 15 tahun perjalanan itu hal yang sungguh ajaib.

Dara: Kurang lebih sama. Dan aku enggak nyangka akan sejauh ini karena aku tidak pernah bermimpi jadi penyanyi dan terkenal. Aku bersyukur ketika "down" kami sama-sama menguatkan diri dan saling mendukung.

Apa saja pengalaman unik bersama penggemar?
Mita: Kami pernah manggung di sebuah acara, main di lapangan yang susah masuk mobilnya. Terus pernah mulutku dicomot sama tangan penonton saking antusiasnya mereka. Padahal pas jalan masuk mobil, aku sudah nutupin muka begitu karena ramai banget. Aku lupa main di mananya.

Dara:  Di Bangka penonton berantem lempar botol, pas lagi nyanyi, ada yang lempar sepatu kena kepala aku. Aku bilang, "Satu lagi enggak sekalian biar sepasang" begitu. luar biasa banget. Terus di Kediri kami manggung dua lagu diberhentikan karena penonton berantem yang harusnya main 10 lagu.

Kalau pengalaman yang kurang menyenangkan?
Mita: Sejauh ini bisa diatasi meski penggemar ada yang main tangan, peluk, dan lainnya. Efek dari nge-fans lah. Tapi semoga kami bisa terus berkarya dan lagu-lagu kami disukai banyak orang.

Dara: Aku dilamar pernah. Sampai ada satu cowok ngikutin kami sampai ke basecamp, ke mal. Kami manggung di luar kota dia ngikut bahkan sampai ada yang tau nomor kamar.

Pernah ada yang sampai ditampar sama tim kami, lalu telepon aku terus, nungguin di depan rumah. Setiap hari ada cowok lagi, dikasih tau enggak mempan, ditampar lah karena dia ngeyel. Terus DM Twitter enggak jelas bahasanya kurang ajar.

Lalu bagaimana kalian menanggapi isu-isu yang beredar soal Mita dituduh pakai narkotika dan dikabarkan suka sesama jenis?
Mita: Mungkin karena di era sekarang tuh enggak kenal kami sampai akhirnya aku diisukan pakai narkoba lah. Lalu kami digosipkan suka sesama jenis lah. Aku pribadi karena fisik aku tomboi itu udah jadi makanan pribadi.

Belum jadi siapa-siapa juga orang mikirnya ke aku sudah yang enggak-enggak. Setelah jadi The Virgin makin digosipin tapi enggak ada bukti. Dara juga digosipin sudah punya anak. Cuma kami santai aja. Wajar lah aku tomboi dan sangat lumrah dugaan itu.

Tahun 2009 musisi tomboi dan nyentrik cuma aku. Jadi aku biasa dan santai saja. Aku ingat kodrat salat itu pakai mukena, masih doyan laki, nungguin pangeran Arab jodohnya meski tomboi. He-he-he. Aku santai karena ini hidupku yang tau aku dan keluarga, yang penting keluarga aman.

Dara: Kami cuek, berita nongol sendiri. Terpenting orangtua kami dekat, mama-mama kami biasa, mereka tau kami seperti apa. Kami tidak risih dan tak akan membawa ke jalur mana pun.

Lalu kenapa isu penyuka sesama jenis itu bisa muncul?
Mita: Mungkin karena kami kompak banget. Kayaknya saat kami jarang bareng tuh di tahun 2016. Dara kan rilis single atau album solo, aku ada project duo. Kami dikira seperti itu, dikira bubar, atau lainnya. Padahal hubungan kami baik kok, kayak adik-kakak dan saudara. Tapi gosip itu hilang sendirinya.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved