Kamis, 16 April 2026

Bisnis

Hadapi Era Disrupsi Teknologi, Trakindo Dorong Transformasi Digital Industri Alat Berat

Hadapi disrupsi teknologi, Trakindo kembangkan aplikasi dengan fokus tiga aspek utama, yaitu e-commerce, connectivity, dan productivity.

|
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
dok. Trakindo
PT Trakindo Utama (Trakindo) sebagai penyedia solusi alat berat Caterpillar di Indonesia menggelar Bincang PERSpektif bertema “Transformasi Digital untuk Performa Bisnis Optimal" di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam menghadapi era disrupsi teknologi, PT Trakindo Utama (Trakindo) sebagai penyedia solusi alat berat Caterpillar di Indonesia, terus mendorong percepatan transformasi digital.

Chief Administration Officer Trakindo Yulia Yasmina mengatakan, langkah percepatan transformasi digital yang dilakukan Trakindo adalah mengembangkan aplikasi THRU untuk memudahkan pengguna dalam hal bertransaksi ataupun perawatan kendaraan beratnya.

Dia menjelaskan aplikasi THRU hadir sebagai One Stop Solution Apps yang memberikan kemudahan bagi lebih dari 7.800 karyawan Trakindo yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Sehingga dapat dengan mudah mengakses keperluan administrasi hanya melalui ponselnya," ungkap Yulia dalam kegiatan Trakindo Bincang PERSpektif 2024, di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2024).

Di sisi lain, Manager Digital & Information Technology Trakindo Ari Widayanti, menjelaskan bahwa dalam membuat aplikasi, Trakindo berfokus pada tiga aspek utama, yaitu e-commerce, connectivity, dan productivity.

Aspek connectivity, menghadirkan aplikasi VisionLink untuk membantu pelanggan dalam mengelola unit alat beratnya, sehingga jam operasional maksimal, biaya operasional rendah, dan pengoperasian optimal.

Kemudian aspek productivity, menghadirkan CAT Inspect yang berfungsi untuk mengunduh dan menyelesaikan inspeksi yang dilengkapi dengan opsi foto, video, dan komentar.

Lalu aspek e-commerce, yakni Trakindo menghadirkan Parts.cat.com untuk penjualan suku cadang resmi Caterpillar yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia.

“Menurut pengalaman kami, komunikasi dan koordinasi merupakan kunci utama yang dibutuhkan untuk membangun kesepahaman tujuan antara perusahaan dan pelanggan, hingga akhirnya pelanggan bersedia untuk beradaptasi dengan sistem baru yang diterapkan,” jelas Ari Widayanti.

Sementara, Ketua Umum Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI) Etot Listyono menyatakan, bahwa PAABI setuju penerapan transformasi digital di industri alat berat sangatlah penting untuk dilakukan.

Berdasarkan hasil survei internal PAABI, terungkap 100 persen responden PAABI setuju penerapan transformasi digital berbanding lurus dengan performa bisnis perusahaan.

Sebanyak 77 persen transformasi digital yang dilakukan perusahaan tersebut meliputi kebutuhan internal dan eksternal.

Meski sudah melakukan transformasi digital, hanya 54 persen responden yang berhasil, sementara 46 persen responden mengakui bahwa transformasi digital belum diimplementasikan secara maksimal dalam perusahaan.

"Alasannya beragam, diantaranya karena penerapannya masih baru dilakukan dan terbatasnya infrastruktur di remote area," tandas Etot.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved