Jumat, 1 Mei 2026

Ramadan

Doa Agar Dipertemukan dengan Bulan Ramadan 1445 H dan Amalan Nifsu Syaban

Agar kita dapat berjumpa dengan bulan Ramadhan, Ustazah Nur Azizah Tamhid memberikan amalan doa untuk panjatkan.

Tayang:
istockphoto
Doa untuk bisa dipertemukan dengan bulan Ramadan 1445 Hijriah 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Masih 2 bulan lagi akan memasuki bulan Ramadan 1445 Hijriah, dimana umat Islam diwajibkan untuk puasa sebulan.

Untuk mempersiapkan ada doa khusus agar dipertemukan dengan bulan Ramadan.

Agar kita dapat berjumpa dengan bulan Ramadhan, Ustazah Nur Azizah Tamhid memberikan amalan doa untuk panjatkan.

Azizah menganjurkan, agar umat Islam memperbanyak doa berikut:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغنَا رَمَضَانَ

(Allâhumma bâriklanâ fî rajaba wa sya’bâna wa ballighnâ ramadhâna)

Artinya: “Ya Allah, anugerahkanlah keberkahan kepada kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah umur kami pada bulan Ramadhan.”

Baca juga: Tips Puasa Ramadan Tetap Bugar Sepanjang Hari Meski Bekerja Berat, Kunci Pemilihan Makanan

Menurut Azizah, bulan suci Ramadhan memiliki banyak keutamaan dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Mengutip sebuah hadits, Azizah menjelaskan, barang siapa yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 

"Barangsiapa beribadah di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Anggota Komisi VIII DPR RI, Nur Azizah Tamhid menjelaskan, antrean jemaah haji di Indonesia sampai di tahun 2024 tembus di angka 5 juta jemaah. Sehingga waktu tunggunya hingga 20 tahun
Anggota Komisi VIII DPR RI, Nur Azizah Tamhid menjelaskan, antrean jemaah haji di Indonesia sampai di tahun 2024 tembus di angka 5 juta jemaah. Sehingga waktu tunggunya hingga 20 tahun (Wartakotalive.com/ M Rifqi Ibnumasy)

Selain itu, Azizah berpesan agar kita senantiasa mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan dengan memperbanyak amal kebaikan.

“Oleh karena itu seyogyanya semua umat Nabi Muhammad itu jaga kesehatan dengan baik dan mengumpulkan dana-dana yang bisa ditabung kemudian bisa diinfakkan di bulan Ramadhan,” pungkasnya. 

Baca juga: Beda dengan Pemerintah, Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 11 Maret 2024, NU Belum Memutuskan

Nifsu Syaban

Syaban merupakan bulan kedelapan berdasarkan penanggalan Hijriah, tepatnya setelah Rajab dan sebelum Ramadhan.

Di bulan ini, terdapat keistimewaan yakni pada malam Nifsu Syaban.
Nisfu Syaban merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, Rasulullah SAW bersabda:

عن أبي أمامة الباهلي قال, قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة، أول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر، وليلة النحر.

Artinya: "Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan Malam Idul Adha."

Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh pada malam mustajab tersebut. Agar tidak terlewat, simak waktu Nisfu Syaban beserta amalannya di bawah ini.

Tahun ini malam Nifsu Syaban jatuh pada malam ke-15 di bulan Syaban.

Berdasarkan kalender konversi Hijriah ke Masehi yang disusun Kementerian Agama RI, pada tahun 2024 atau 1445 H, 1 Syaban jatuh pada 11 Februari.

Dengan begitu, Nisfu Syaban jatuh pada 25 Februari 2024 atau pada tanggal 24 Februari Maret 2024 malam.

Masih dari laman Nahdlatul Ulama, Nisfu Syaban atau dikenal dengan malam Nisfu Syaban merupakan salah satu hari atau malam yang istimewa.

Pada malam tersebut, diyakini bahwa Allah SWT akan menghapuskan dosa bagi mereka yang memohon pengampunan atas segala dosa-dosa yang telah diperbuat.

Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah SAW:

Artinya: "Apabila tiba malam Nisfu Sya'ban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah: adakah orang yang memohon ampun maka aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu maka aku berikan permintaannya" (HR al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman).

Maka dari itu umat Islam dianjurkan untuk melakukan ibadah sebanyak-banyaknya di malam Nisfu Syaban.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved