Rabu, 13 Mei 2026

Berhasil Teridentifikasi, Berikut Data 16 Korban Tewas Erupsi Gunung Marapi

Sebanyak 16 jenazah pendaki Gunung Marapi Sumatra Barat berhasil teridentifikasi pada Selasa (5/12/2023) malam.

Tayang:
Editor: Desy Selviany
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Korban erupsi Gunung Marapi berhasil dievakuasi ke Posko Marapi Via Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (5/12/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM - Sebanyak 16 jenazah pendaki Gunung Marapi Sumatra Barat berhasil teridentifikasi pada Selasa (5/12/2023) malam.

Tim DVI Ante Mortem Biddokkes Polda Sumbar mengumumkan nama-nama korban tewas yang berhasil diidentifikasi.

Kabiddokkes Polda Sumbar, Lisda Cancer mengatakan, 16 korban itu merupakan bagian dari 21 korban yang diterima pihaknya dari tim evakuasi di lapangan.

Sisanya lima korban mulai diidentifikasi Rabu (6/12/2023) pagi.

"Jadi total korban yang sudah diterima sebanyak 21 orang dengan rincian sebanyak 5 orang pada hari Senin (4/12/2023) dan sebanyak 16 orang pada hari Selasa (5/12/2023)," katanya dikutip dari Tribun Padang.

Lisda mengatakan, umumnya kondisi korban masih bagus sehingga memudahkan proses identifikasi.

“Kondisi korban masih bagus, hanya ada luka-luka,” jelasnya.

Polisi juga membuka empat meja identifikasi sehingga mempercepat proses pengenalan korban.

“Satu jenazah diidentifikasi satu sampai dua jam karena tim banyak jadi kami buka empat meja, jadi sekali diperiksa empat jenazah,” bebernya.

Dia menyampaikan bahwa seluruh jenazah yang sudah teridentifikasi diserahkan langsung kepada pihak keluarga.

Sementara, lima korban yang belum teridentifikasi akan diidentifikasi hari ini (Rabu).

Baca juga: Sistem RESPOND-OR-X yang Diperkenalkan UI dan Lancaster University Bisa Hadapi Bencana Gunung Marapi

Berikut data korban yang sudah teridentifikasi hingga Selasa (5/12/2023):

1. Muhammad Adan (21) berjenis kelamin laki-laki asal Pekanbaru

2. Muhammad Teguh Amanda (20) berjenis kelamin laki-laki asal Padang

3. Nazatra Adzin Mufadal (22) berjenis kelamin laki-laki asal Pekanbaru

4. Muhammad Alpikri (19) berjenis kelamin laki-laki asal Padang

5. Nurva Afitri (27) berjenis kelamin perempuan asal Padang Pariaman

6. Irfandi Putra (21) berjenis kelamin laki-laki, asal Solok

7. M. Wilki Syahputra (20) berjenis kelamin laki-laki asal Pekanbaru

8. Aditya Prasetyo (20) berjenis kelamin laki-laki asal Padang

9. Afrandia Junaidi (26) berjenis kelamin laki-laki asal Padang Pariaman

10. Yasirli Amri (20) berjenis kelamin perempuan asal Tanah Datar

11. Divo Suhendra (26) berjenis kelamin laki-laki asal Padang Pariaman

12. Filhan Alfiqh Faizin (18) jenis kelamin laki-laki asal Kota Padang

13. Wahlul Ade Putra (19) laki-laki asal kota Padang.

14. Rizki Rahmad Hidayat (20) laki-laki asal kota Padang

15. Reyhani Zahra Fadli (18) berjenis kelamin perempuan asal Padang

16. Muhammad Iqbal (23) berjenis kelamin laki-laki asal Padan

Untuk diketahui, erupsi yang terjadi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.54 WIB itu melontarkan abu vulkanik setinggi 3.000 meter dari atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulisnya menyebut, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 41 detik.

Saat erupsi terjadi, sebanyak 75 pendaki yang berasal dari berbagai daerah tengah beraktifitas di di atasnya. Sebab, pendakian ke Gunung Marapi memang dibuka.

Dari jumlah itu, sebanyak 57 orang dievakuasi selamat. Mereka dievakuasi pada hari erupsi itu terjadi hingga esoknya (Senin).

Dari puluhan pendaki yang selamat itu, beberapa di antaranya masih dirawat di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah.

(Wartakotalive.com/DES/Tribun Padang)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved