Selasa, 14 April 2026

Banjir Jakarta

Kali Ciliwung Meluap, Kebon Pala Banjir Hingga 1,2 Meter

Permukiman warga di wilayah Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur terendam banjir hingga 1,2 meter, akibat meluapnya Kali Ciliwung, Kamis (30/11/2023)

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Budi Sam Law Malau
WartaKotalive.com/ Rendy Rutama
Permukiman warga di wilayah Kebon Pala di RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terendam banjir hingga 1,2 meter, akibat meluapnya Kali Ciliwung, Kamis (30/11/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Permukiman warga di wilayah Kebon Pala di RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terendam banjir hingga 1,2 meter, akibat meluapnya Kali Ciliwung, Kamis (30/11/2023).

Ketua RT 13/RW 04 Sanusi menjelaskan banjir mulai datang ke permukiman warga sekira pukul 05.00 WIB akibat luapan kali Ciliwung.

“Warga terdampak itu sekitar 100 KK (Kepala Keluarga). Banjirnya ini akibat kiriman daro Depok, Bogor dan pengaruhnya ke sini (Kebon Pala, Jakarta). Dan di sini pun juga semalam hujan,” kata Sanusi, Kamis (30/11/2023).

Sanusi menuturkan pihaknya memang sudah mendapatkan informasi terlebih dahulu terkait akan adanya banjir kiriman.

Banjir kata dia akibat intensitas curah hujan di kawasan Bogor dan Depok yang terjadi.

Seperti diketahui, Rabu (29/11/2023) malam, tinggi muka air Bendungan Katulampa Bogor mencapai status siaga dua.

Baca juga: Awas Banjir, Tinggi Pintu Air 30 November Pesanggrahan, Angke Hulu, Depok, Marina Siaga III

Sementara tinggi muka air Pos Pantau Depok naik hingga status siaga satu.

"Sodetan Kali Ciliwung juga belum terasa manfaatnya, masih tetap banjir. Tidak tahu apa memang belum difungsikan atau bagaimana. Tapi sampai saat ini lihat saja masih banjir seperti sekarang," katanya.

Walaupun permukiman tersebut terendam banjir, seorang warga Aprianto mengungkapkan belum berkenan untuk mengungsi, dan memilih menetap di lantai dua huniannya.

Baca juga: Jakarta Terancam Banjir Selama Musim Hujan, Pj Gubernur DKI Heru: Semoga Ramalan BMKG Tidak Terjadi

Sejumlah warga katanya akan mulai mengungsi ke sejumlah posko jika ketinggian air sudah mencapai lebih dari tiga meter.

"Sekarang listrik juga masih nyala. Jadi belum ada warga yang mengungsi. Tidak tahu kalau air nanti semakin tinggi nanti, kami juga melihat situasi saja," ujar Aprianto.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada pukul 06.00 WIB mencatat sebanyak sembilan Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung.

Baca juga: Meski Sudah Berupaya, Pj Gubernur DKI Meyakini Jakarta Tak Bisa Lepas dari Banjir, Ini Alasannya

Ke-9 RT itu berada di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, sebanyak dua RT dengan ketinggian 120 cm hingga 150 cm lalu lima RT di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, dengan ketinggian 100 cm hingga 130 cm.

Selain itu dua RT di Kelurahan Bidara Cina Kecamatan Jatinegara dengan ketinggian 45 cm hingga 65 cm.(m37)

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved