Pemilu 2024
Telusuri DPT Pemilu 2024 Diduga Bocor, Ketua KPU: Data juga Dipegang Parpol dan Bawaslu
Ada dugaan kebocoran data DPT Pemilu 2024, KPU mengatakan partai politik dan Bawaslu RI juga memegang data yang sama.
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dian Anditya Mutiara
Lebih lanjut, jenderal bintang satu tersebut juga menuturkan penyidik terus berkoordinasi dengan KPU.
Baca juga: Bawaslu Kabupaten Bekasi Nyatakan 2.200.209 DPT Pemilu 2024 Akurat dan Faktual
"Saat ini Tim CSIRT sedang koordinasi langsung dengan KPU untuk berkoordinasi sekaligus melakukan penyelidikan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, jelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024, publik di Tanah Air dikagetkan dengan informasi dugaan peretasan terhadap situs kpu.go.id.
Dikutip TribunJogja.com, peretas yang menggunakan nama "Jimbo" tersebut mengklaim sukses merestas situs milik KPU dan mencuri data pemilih dari dalamnya.
Peretas kemudian membagikan sebagian data yang berhasil dicurinya di unggahan di situs BreachForums.
Tak hanya menggunggah sebagian data yang berhasil dicurinya, hacker itu juga membagikan tangkapan layar dari situs web https://cekdptonline.kpu.go.id/ untuk meyakinkan kebenaran data yang didapatkan.
Sang hacker juga menyebut kalau dirinya berhasil menemukan 204.807.203 data unik, jumlah yang hampir sama dengan jumlah pemilih di dalam daftar pemilih tetap (DPT) KPU RI sebanyak 204.807.203 pemilih.
Di dalam data yang "bocor" itu, "Jimbo" mendapatkan data pribadi seperti NIK, nomor KTP, nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, sampai kode kelurahan, kecamatan, dan kabupaten, serta TPS.
Oleh Jimbo, data yang diklaimnya merupakan data KPU dijual seharga 74.000 dollar Amerika atau sekitar Rp 1,2 miliar.
Pada tangkapan layar lainnya, "Jimbo" mengunggah foto menyerupai halaman situs KPU yang dianggap membuktikan bagaimana ia meretas situs KPU. (m31)
Penulis: Alfian Firmansyah/Ramadhan LQ/Wartakotalive.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ketua-KPU-Hasyim-Asyari23.jpg)