Selasa, 5 Mei 2026

Berita Internasional

Mulai Jumat 24 November Gencatan Senjata Hamas dan Israel akan Dimulai, Sandera Dibebaskan

Mulai Jumat 24 November 2023 Hamas dan Israel sepakat untuk gencatan senjata selama empat hari

Tayang:
Aljazeera
Ilustrasi - Kondisi Gaza, ada kesepakatan antara Hamas dengan Israel yang akan gencatan senjata dimulai Jumat (24/11/2023) 

WARTAKOTALIVE.COM - Kelompok Hamas dan Israle sepakat akan memulai gencatan senjata selama empat hari pada Jumat (24/11/2023) pagi.

Gencatan senjata akan dimulai pada pukul 7 pagi waktu setempat (0500 GMT) atau 12.00 WIB dan melibatkan gencatan senjata komprehensif di Gaza utara dan selatan, kata Kementerian Luar Negeri Qatar.

Selama gencatan, kelompok pertama yang terdiri dari 13 sandera wanita dan anak-anak Israel dibebaskan pada hari itu juga, kata mediator di Qatar.

Negara-negara besar menyambut berita ini dengan hati-hati.

Namun dilansir dari Reuters, pertempuran terus berkobar ketika waktu menghitung mundur rencana dimulainya jeda pertama dalam perang brutal yang telah berlangsung hampir tujuh minggu itu.

Kedua belah pihak juga mengisyaratkan jeda sementara sebelum pertempuran dilanjutkan.

Baca juga: Kemenlu Pastikan Tidak Ada Penangkapan 3 Relawan WNI di Gaza

Bantuan tambahan akan mulai mengalir ke Gaza dan sandera pertama termasuk wanita lanjut usia akan dibebaskan pada pukul 16.00 (14.00 GMT) atau 21.00 WIB dengan jumlah total meningkat menjadi 50 orang selama empat hari, kata juru bicara kementerian Majed Al-Ansari di ibu kota Qatar, Doha.

Diharapkan warga Palestina akan dibebaskan dari penjara Israel, katanya kepada wartawan.

“Kami semua berharap gencatan senjata ini akan memberikan peluang untuk memulai upaya yang lebih luas untuk mencapai gencatan senjata permanen," ujarnya.

Presiden AS Joe Biden, yang sedang berlibur di Pulau Nantucket, Massachusetts, pada hari libur Thanksgiving, mengatakan ia tetap berharap bahwa seorang gadis Amerika berusia 3 tahun akan termasuk di antara mereka yang dibebaskan terlebih dahulu. 

Sementara dengan Israel Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menyebut gencatan senjata itu sebagai momen penuh harapan.

Dia mengatakan pemerintah akan berupaya menjamin pembebasan semua sandera dalam beberapa minggu mendatang.

Baca juga: 700 Orang di Rumah Sakit Indonesia Gaza Dikepung Pasukan Zionis, 12 Tewas

Hamas, yang diperkirakan akan mengumumkan gencatan senjata dengan Israel sehari sebelumnya, mengkonfirmasi melalui saluran Telegramnya bahwa semua permusuhan dari pasukannya akan berhenti.

Namun Abu Ubaida, juru bicara sayap Hamas, kemudian merujuk pada gencatan senjata sementara dalam pesan video yang menyerukan eskalasi konfrontasi dengan Israel di semua lini perlawanan, termasuk Tepi Barat yang diduduki Israel di mana kekerasan telah meningkat sejak perang Gaza meletus.

Militer Israel mengatakan pasukannya akan tetap berada di belakang garis gencatan senjata di Gaza, tanpa memberikan rincian mengenai posisinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Israel dan Hamas Akan Memulai Gencatan Senjata 4 Hari pada Jumat Pagi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved