Berita Jakarta
Bahas Kenaikan UMP 2024, Pemprov DKI Jakarta Diskusi dengan Pengusaha dan Dewan Pengupahan
Dua bulan menjelang pergantian tahun 2024, Pemprov DKI Jakarta bakal gelar diskusi untuk membahas rencana kenaikan upah minimum provinsi (UMP).
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Junianto Hamonangan
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dua bulan jelang pergantiaan tahun 2024, Pemprov DKI Jakarta bakal gelar diskusi untuk membahas kenaikan upah minimum provinsi (UMP) di DKI.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menjelaskan, dirinya akan diskusi dengan dewan pengupahan dan pengusaha di Jakarta.
"UMP biasa proses nanti ada diskusi dulu dengan pengupahan, dengan dewan pengupahan, dengan para pengusaha, ya kita dekatkanlah," katanya, Jumat (27/10/2023).
Menurut Heru, dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta terkait kenaikan UMP.
Baca juga: Pemprov DKI Rumuskan Rencana Penyesuaian Gaji PJLP Naik Jadi Rp4,9 Juta Atau Setara UMP 2023
Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci hasil dari diskusi dengan Disnakertrans DKI Jakarta soal UMP tersebut.
"Ya akan lah (dipertimbangkan kenaikan upah). Ya akan dibahas, kemarin saya sudah bahas juga dengan Disnakertrans," tuturnya.
Sebagai informasi, Kenaikan Upah Minimum Provinsi atau UMP 2023 untuk DKI Jakarta masih menjadi polemik hingga saat ini.
Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan kenaikan UMP 2023 menjadi Rp 4,9 juta atau sebesar 5,6 persen.
Baca juga: Formula E akan Digelar di Jalan Medan Merdeka hingga Masjid Istiqlal, Mata Heru Budi Hampir Copot
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan rekomendasi unsur buruh yang meminta kenaikan UMP 2023 sebesar 10,55 persen.
Sementara itu, unsur pengusaha menilai angka tersebut terlalu tinggi dari rekomendasi mereka yang meminta kenaikan UMP 2023 sebesar 2,6 persen.
Namun demikian, menurut anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak besaran angka 5,6 persen yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta sudah sesuai.
"Kalau lihat dari angkanya, saya kira sudah mempertimbangkan hal tersebut," ujar Gilbert kepada Warta Kota melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (30/11/2022). (m26)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Heru-Budi-Hartono-melayat-di-rumah-duka-Gembong.jpg)