Rabu, 6 Mei 2026

Berita Internasional

Perdana Menteri Israel Bersumpah Buat Palestina Menjadi Puing-puing

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah akan membuat kota Gaza, Palestina menjadi puing-puing atas balasan dari serangan Hamas

Tayang:
Editor: Desy Selviany
AFP/MAHMUD HAMS
Gumpalan asap membumbung di atas gedung-gedung di Kota Gaza pada 7 Oktober 2023. saat serangan udara Israel menghantam gedung Palestine Tower. Sedikitnya 70 orang dilaporkan tewas di Israel, sementara pihak berwenang Gaza merilis jumlah korban tewas sebanyak 198 orang dalam eskalasi paling berdarah dalam konflik yang lebih luas sejak Mei 2021, dengan ratusan orang lainnya terluka di kedua belah pihak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah akan membuat kota Gaza, Palestina menjadi puing-puing atas balasan dari serangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023).

Hal itu diungkapkan Benjamin Netanyahu di akun twitternya pada Minggu (8/10/2023) usai serangan Hamas di Israel.

Israel menyebut bahwa serangan pada hari Sabtu kemarin belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut.

Ia pun memastikan serangan itu menjadi serangan terakhir Hamas di Israel.

Benjamin Netanyahu juga bersumpah bahwa bala tentaranya akan menggunakan seluruh kekuatan untuk menghancurkan Hamas.

“Kami akan menghancurkan mereka dan kami akan membalas dengan tegas hari kelam yang telah mereka paksakan terhadap Negara Israel dan warganya,” tulisnya.

Bahkan Benjamin Netanyahu juga bersumpah akan memporak porandakan Gaza yang dianggap sebagai kota persembunyian Hamas.

“Semua tempat di mana Hamas ditempatkan, bersembunyi dan beroperasi, di kota jahat itu, akan kami ubah menjadi puing-puing,” jelasnya.

Israel juga mengultimatum warga Gaza agar meninggalkan kota tersebut sebelum serangan besar akan diluncurkan Israel ke wilayah tersebut.

Baca juga: Presiden Amerika Serikat Joe Biden Dukung Serangan Balasan Israel ke Palestina

Menurutnya, serangan Israel ke Gaza juga sudah mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat, Inggris dan juga Prancis.

“Saya katakan kepada warga Gaza: Tinggalkan sekarang karena kami akan beroperasi secara paksa di mana pun,” bebernya.

Di akhir tulisannya, Benjamin Netanyahu menyebut bahwa perang Israel dan Palestina ini akan menjadi serangan yang panjang.

“Perang ini akan memakan waktu. Ini akan sulit. Hari-hari penuh tantangan sudah menanti kita,” tutup Netanyahu.

Diketahui Sebanyak 232 warga Palestina tewas dalam serangan yang diluncurkan oleh Israel pada Sabtu (7/10/2023).

Serangan yang diluncurkan Israel merupakan balasan dari serangan yang diluncurkan Hamas sebelumnya ke wilayah tersebut. Serangan negara Zionis tersebut mengarah pada wilayah yang padat penduduk.

Akibatnya ratusan orang dilaporkan tewas dalam peperangan tersebut.

Al Jazeera menyebutkan sumber-sumber medis di Gaza mengatakan sedikitnya 232 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.000 orang terluka.

Sementara itu layanan Medis Darurat Nasional Israel mengabarkan setidaknya 200 warga Israel telah tewas, dan 750 lainnya terluka, dalam serangan Hamas.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved