Tahun ke-10 Berdiri di Indonesia, Ralali Hadirkan Fitur Artificial Intelligence di Bisnis B2B Online
Di tahun ke-10 berdiri di Indonesia, platform jual beli B2B online, Ralali luncurkan fitur Artificial Intelligence di bisnis B2B online.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Platform jual beli B2B (Business to Business) online di Indonesia, yakni Ralali pada tahun ini menyentuh usia ke-10, tepatnya pada tanggal 24 Juli 2023 lalu.
Ralali sudah melakukan banyak sekali gebrakan selama 1 dekade terakhir. Di tahun ke 10 ini, Ralali dimulai dengan peluncuran Kalibrasi.com dan Limbah.id yang merupakan anak bisnis dari Ralali, rebranding B2B Marketplace menjadi platform online B2B yang fokus menyediakan solusi untuk pengembangan bisnis, pembukaan bisnis center di lima kota, Jakarta, Bali, Semarang, Cikarang, dan Bandung hingga peluncuran fitur Artificial Intelligence (AI) untuk memudahkan para pengguna Ralali mendapatkan akses solusi bisnis mereka.
Periode sebelumnya, Ralali telah sukses meluncurkan Ralali Agent di 2019 yang menjadi super apps dan platform freelance di mana para pekerja lepas dipertemukan dengan para pelaku bisnis.
Kemudian ada Ralali Connect pada tahun 2021 yang merupakan sebuah platform social commerce juga digital identity, dengan semua fitur pendukung bisnis yang baru melangkah masuk dunia digital.
CEO sekaligus Founder Ralali, Joseph Aditya Minarto mengatakan, kedua produk ini menjadikan Ralali sebagai salah satu start up yang terus berinovasi dan bertransformasi untuk selalu menghadirkan solusi relevan dengan perkembangan bisnis dan teknologi Tanah Air
"Sejak awal berdiri, Ralali selalu memfokuskan diri untuk menjadi solusi pengembangan bisnis masyarakat Indonesia. Dengan ekosistem yang lengkap serta akses solusi bisnis yang luas, Ralali ingin membantu para pelaku bisnis dapat mengembangkan dan memperluas cakupan pasar mereka menjadi lebih besar," ungkap Joseph dalam keterangan resmi, Minggu (30/7/2023).
Ia menambahkan, dengan sebaran business user di kawasan Asia, mencakup Indonesia, Thailand, Malaysia, Korea
dan Jepang, Ralali saat ini telah memiliki 1,4 juta merchant dengan traffic website mencapai 5,2 juta per bulan.
Angka tersebut juga dilengkapi dengan total 600.000 Ralali Agent yang siap berkolaborasi dengan para pemilik bisnis untuk beragam projek yang saling menguntungkan.
"Angka tersebut dapat disebut sebuah pencapaian yang masif selama 10 tahun Ralali berkiprah di dunia B2B Indonesia. Sebagai platform B2B online yang fokus membantu para pemilik bisnis hingga UKM, Ralali berkomitmen untuk terus konsisten hadir sebagai solusi bisnis untuk pengembangan bisnis para pengguna kami," ucap COOs sekaligus Co-Founder Ralali Irwan Suryady.
Irwan mengungkapkan, berdiri sejak 2013, Ralali telah menjadi platform B2B online pertama dan terbesar di Indonesia. Ralali menghubungkan jutaan vendor dan UKM untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.
"Dengan misi untuk membantu bisnis tumbuh melalui ekosistem bisnis digital, Ralali berharap dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pertumbuhan UKM serta mengembangkan sumber daya manusia dengan mengoptimalkan akses bisnis ke teknologi, financial, tenaga kerja dan pasar yang lebih luas," tandas Iwan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.