Minggu, 14 Juni 2026

Adrian/Jonathan Akhiri Paceklik Gelar Juara Sejak Tahun 2019

Pasangan ganda putra U-19 Adrian Pratama/Jonathan Gosal untuk pertama kali sejak tahun 2019 kembali merebut gelar juara turnamen bulu tangkis.

Tayang:
Editor: Eko Priyono
PB Jaya Raya
Pasangan ganda putra U-19 binaan klub Jaya Raya, Adrian Pratama (kanan) dan Jonathan Gosal. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasangan ganda putra di bawah usia 19 tahun (U-19) Adrian Pratama/Jonathan Gosal semringah usai mengakhiri puasa gelar juara di turnamen bulu tangkis.

Pada babak final Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2023, Minggu (23/7/2023), pasangan binaan PB Jaya Raya ini menekuk unggulan kedua asal Malaysia, Muhammad Faiq/Lok Hong Quan dengan skor 21-12, 21-11.

"Senang sekali bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan tidak cedera. Bersyukur juga karena kami berdua sudah lama tidak juara bareng," ujar Adrian usai laga yang berlangsung di GOR PB Jaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

"Ya betul. Senang juga bisa juara. Terakhir juara di sini tahun 2019," Jonathan menambahkan.

Jonatan mengaku selama final berlangsung, dirinya berupaya tampil lepas dan tanpa beban.

Selain itu, ia selalu komunikasi dengan rekannya dan menutup kelemahan yang ada.

Sedangkan Adrian menyebut strategi yang mereka terapkan adalah menekan lawan sejak gim awal dan mendikte permainannya.

"Dari awal gim kami sebisa mungkin untuk menekan musuh, tidak memberikan celah untuk lawan buat menyerang balik," ujar Adrian yang juga berlaga di nomor ganda campuran U-19.

Sayang, hasilnya belum optimal. Bersama Ariella Naqiyyah, keduanya ditekuk unggulan ketiga Darren Aurelius/Titis Maulida Rahma dengan skor 21-19, 20-22, 17-21.

Daftar juara

Dari sektor tunggal putra U-19, Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Zhe Ying Wu (Taiwan) 21-16, 21-18.

Sedangkan pasangan ganda putri U-19 Jepang--sekaligus unggulan teratas--Mei Sudo/Nao Yamakita mengandaskan Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini 21-17, 21-19.

"Saya hanya mencoba bermain sebaik mungkin dan meraih gelar juara," ujar Sudo.

"Permainan lawan cukup bagus, tetapi saya berusaha bermain lebih tenang dan menjalani pertandingan," sambung Nao.

Pebulu tangkis nonunggulan asal Jepang, Sora Ishoka sukses di tunggal putri U-19 dengan mengalahkan unggulan kedua Ong Xin Yee 21-8, 21-13.

"Sebelum pertandingan sudah tahu bagaimana pola permainannya. Saya mencoba mengatisipasi gerakan agresif lawan. Saya mencoba bermain lebih sabar. Saya tidak mau serang lebih dulu. Walau harus lelah dan tetap bersabar sambil tunggu lawan lakukan kesalahan sendiri," ujar Ishoka.

Sementara pebulu tangkis tunggal putri U-15, Raisya Affatunisa menang 21-16, 21-18 atas pemain Thailand, Phattarin Aiamvareeseisakul.

Kemudian dari nomor tunggal putra U-15, Lucas Lee (Malaysia) mengatasi wakil Thailand Thanik Foo, 21-10, 21-19.

Sementara ganda putri U-15 Phattarin Aiamvareeseisakul/Palitapat Hiran-Akkharawong (Thailand) mengalahkan Mellynda Octavya/Nadhifa Nur Zahra 18-21, 21-16, 21-18.

Ganda putra U-15 Hazel Prasetyo/Faza Ramdhan menundukkan duet unggulan teratas Woranan Saengvanich/Lucas Wedler (Thailand) 10-21, 21-17, 21-11.

Dari kategori U-17, ganda campuran Alexius Subagio/Riska Anggraini mengalahkan Kenzie Yoe/Rasi Munajad 23-21, 21-12.

Kemudian tunggal putra Richie Richardo mengalahkan Denis Azzarya 21-18, 21-12.

Ganda putra U-17 Yugo Gunawan/Kenzie Yoe menundukkan Muhamad Rizkillah/Christian Sanjaya 21-18, 21-19.

Tunggal putri U-17 Shaafiya Maitsaa harus mengeluarkan ekstra stamina mengandaskan Jolin Angelina 12-21, 21-10, 21-15.

Ganda putri U-17 Rasi Munajad/Angelita Yusuf menang atas Riska Anggraini/Salsabila Aulia 21-17, 21-16.

Pembinaan pemain muda

Sementara itu legenda bulu tangkis Indonesia Rudy Hartono menilai turnamen yang dihelat PB Jaya Raya merupakan kompetisi yang selalu digelar di seluruh dunia.

Ajang ini bisa menjadi barometer pembinaan pemain junior.

"Kejuaraan ini sangat penting bagi dunia bulu tangkis Indonesia. Dari turnamen seperti ini akan bermunculan pemain muda masa depan untuk dipersiapkan sebagai juara baru di kancah bulu tangkis," kata Rudy.

Rudy, yang juga Ketua PB Jaya Raya, menegaskan dalam sebuah pertandingan ada yang menang dan kalah.

Apalagi dalam konteks pembinaan klub di mana terdapat keterbatasan-keterbatasan.

"Seorang pemain belum tentu bisa juara terus, belum lagi bila pemain itu dibina oleh klub. Pembinaan tidak bisa secara instan. Jadi, melalui turnamen seperti ini seorang pemain diuji kemampuannya. Bila tidak juara tahun ini mungkin ada kesempatan di tahun depan," ungkap peraih gelar juara dunia 1980 ini.

Sementara Ketua Panpel Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2023 Aris Siswoko mengaku puas turnamen yang persiapannya selama tujuh bulan ini berjalan lancar.

"Persiapan dengan tim yang cukup solid, kami bisa menyelesaikan turnamen selama enam hari ini dengan baik. Walau terdapat banyak kendala tetapi semua berjalan dengan maksimal," ujar Aris yang menyebut turnamen bakal dihelat kembali tahun depan.

"Kalau mereka latihan berat namun tidak ada kompetisi akan kurang lengkap. Jadi kami dari yayasan akan selalu berusaha agar kegiatan ini akan terselenggara di setiap tahunnya," sambung Aris.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved