Senin, 4 Mei 2026

Berita Video

VIDEO : PKN Tantang Partai Demokrat Debat Terbuka Soal Proyek Hambalang

Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN tantang Partai Demokrat debat dan buka-bukaan soal kasus korupsi proyek Hambalang.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Muhamad Rusdi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN tantang Partai Demokrat debat dan buka-bukaan soal kasus korupsi proyek Hambalang.

Ketua Majelis Agung Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika mengatakan bahwa Partai Demokrat telah menumbalkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka korupsi yang tidak dilakukannya.

Hal itu diungkapkan Gede Pasek Suardika dalam Munaslub PKN yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2023).

Baca juga: Di Tengah Munaslub, PKN Tantang Demokrat Debat Terbuka Soal Proyek Hambalang

Pada kesempatan tersebut, Gede Pasek mengungkit soal gratifikasi proyek Hambalang yang menyeret nama Ketua Umum Demokrat saat itu Anas Urbaningrum.

Saat itu, Anas Urbaningrum digulingkan dari Partai Demokrat karena menjadi tersangka gratifikasi mobil harrier dalam proyek Hambalang.

“Sederhana saja AU kehilangan jabatan karena ditersangkakan gratifikasi mobil harrier proyek Hambalang,” bebernya.

Namun kata Gede Pasek, hasil vonis peninjauan kembali (PK) terbukti Anas Urbaningrum tidak terlibat dalam proyek Hambalang.

Meskipun kata Gede Pasek, pada akhirnya Anas Urbaningrum tetap dihukum karena korupsi berkelanjutan berulang kali.

Gede Pasek menuding, tudingan korupsi yang ditujukan kepada Anas Urbaningrum mengada-ada.

Karena putusan pidana korupsi tersebut tidak jelas di mana locus delictinya. Gede Pasek pun menuding penegakan hukum di era SBY sangat bobrok.

“Di tempat tidak jelas putusan di proyek mana kementerian mana, dan lembaga mana itu bobroknya penegakan hukum saat itu,” bebernya.

Baca juga: Politisi PKN Bongkar Skenario Licik Demokrat Gulingkan Anas Urbaningrum

Akibatnya, Anas Urbaningrum harus dihukum dan membayar sesuatu yang tidak dilakukannya.

Maka kata Gede Pasek, saat ini ia ditugaskan untuk membersihkan nama baik Anas Urbaningrum yang rusak.

Ia pun menantang pihak Partai Demokrat agar tidak sewot dengan tudingannya ini. Sebab, Gede Pasek mengaku siap berdebat dengan partai tersebut dengan pakar hukum masing-masing.

Baca juga: Munaslub Tidak Bahas Koalisi, PKN: Kita Pengen Lihat Capres-cawapres Sudah Lengkap

“Kalau hari ini dia bangkit, situ jangan sewot, jangan marah, jangan galau, kalau situ yakin ayo kita debat pakar hukum saya siap, habis ini tugas saya itu,” tantangnya.

Sebagai manusia, Gede Pasek mengaku tidak tega melihat Anas Urbaningrum ditumbalkan dan dikriminalisasi.

“Siapapun dia masih punya hati nurani dan manusia sehat dia pasti tidak suka lihat ketidakadilan dan kriminalisasi,” kata Gede Pasek.(*)

Baca artikel Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved