Kuliner Warta Kota
Segarnya Es Kolding, Nostalgia Kuliner Legendaris Khas Medan di Duren Sawit
Es Kolak Dingin (Kolding) adalah salah salah satu kuliner legendaris yang berasal dari Kota Medan.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Desy Selviany
Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM DUREN SAWIT - Es Kolak Dingin (Kolding) adalah salah salah satu kuliner legendaris yang berasal dari Kota Medan.
Ditemui Wartakotalive.com, Thaukhid (54) merupakan salah satu penjual es Es Kolding yang masih bertahan hingga kini.
Ia sudah berjualan sejak 22 tahun lalu tepatnya di Jalan Pahlawan Revolusi No.3, RT.3/RW.2, Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Berjualan dari 2001, awal mula bisa berjualan saya pernah lihat ada orang yang jualan hal serupa. Terus kan masih jarang, jadi ya sudah saya inisiatif untuk memulai usaha Es Kolding karena belum terlalu banyak juga yang jualan," jelas pria asal Tuban, Jawa Timur itu ditemui Sabtu (8/7/2023).
Thaukhid menyebut usahanya akan lebih ramai saat momen bulan puasa. Bahkan, ia harus dibantu sang istri karena pembeli yang membludak.
Adapun harga yang dibanderol untuk satu porsi Es Kolding dengan isian ketan, agar-agar, gula Jawa, susu kental manis, santan, pisang, kolang-kaling dan es serut ialah Rp 8.000.
Sedangkan, jika ditambahkan dengan topping Durian harganya Rp 15.000 per porsi.
Baca juga: Kuliner Jakarta, RM Bebek Madura Ella Sudah 26 Tahun Pakai Resep Ibu Rasanya Empuk
Rahmat (50) warga Cakung, Jakarta Timur ini sudah puluhan tahun menjadi pelanggan Es Kolding racikannya pak Thaukhid.
Setiap kali pulang bekerja, minimal satu kali dalam seminggu ia mampir untuk melepaskan dahaga.
"Saya memesan yang biasa, rasa manisnya itu pas karena dari gula Jawa asli. Sehingga, tidak membuat tenggorokan gatal," jelas dia.
Harapannya, es legendaris tetap terus eksis meski digempur kuliner dari luar.
"Makanya saya suka (es kolding), rasanya masih asli tidak ada pengawet seperti kebanyakan panganan saat ini," tambah dia.
Es Kolding Thaukhid buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Wartakotalive.com mencicipi satu porsi Es Kolding dengan topping Durian.
Rasanya manis namun tidak berlebihan karena ada gurih santan yang mengimbangi.
Pisang dan kolang-kaling pun menyatu rasanya dengan kuah coklat khas kolak. Tambahan ketan juga membuat sajian sederhana itu semakin lengkap. (m27)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kuliner-khas-Medan-di-Duren-Sawit-Es-Kolding.jpg)