Liga 1
Meski Tampil Dominan, Pelatih Persija Thomas Doll Tak Masalah dengan Hasil Imbang 1-1 versus PSM
Persija tampil dominan, menguasai 80 persen laga, namun hanya bermain imbang 1-1 dengan PSM. Thomas Doll menyebut bukan hasil buruk.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Rusna Djanur Buana
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengaku tidak puas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu PSM Makassar.
Pasalnya Persija secara statistik jauh lebih dominan dibanding Juku Eja dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (3/7/2023).
Namun satu poin bukan hasil buruk di laga perdana, terlebih melawan juara bertahan.
Thomas Doll beberapa kali terlihat geleng-geleng kepala melihat timnya gagal memanfaatkan sejumlah peluang saat menjamu PSM Makassar.
Persija sempat tertinggal lebih dulu melalui gol pemain asal Jepang Kenzo Nambu pada menit ke-12.
Persija Jakarta baru bisa membuat gol penyeimbang di menit ke-81 melalui pemain anyar Ryo Matsumura.
Hasil itu membuat pelatih Persija Thomas Doll gagal memenuhi target tiga poin di kandang sendiri.
Baca juga: Persija 1-1 PSM, Ini Sosok Kenzo Nambu Pemain Jepang yang dua Kali Sakiti Andritany dkk
Pelatih berpaspor Jerman itu sedikit kecewa dengan hasil akhir. Pasalnya timnya bermain sangat dominan di laga tersebut.
Situs Livescore mencatat, Persija menguasai 80 persen jalannya laga.
Witan Sulaeman dkk juga melepaskan lima tembakan yang mengarah ke gawang PSM yang dikawal Reza Pratama.
Namun aksi apik kiper Timnas Indonesia itu membuat pemain-pemain Persija terlihat frustrasi.
Dia tercatat membuat empat kali save atau penyelamatan.
Sementara itu PSM hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran dan itu berbuah gol Kenzo Nambu.
Penguasaan bola Persija memang dominan setelah Pelatih PSM Bernardo Tavarez memilih bermain bertahan untuk menjaga keunggulan 1-0.
PSM tercatat melakukan 21 pelanggaran dan berbuah lima kartu kuning.
Sementara Persija melakukan 15 kali pelanggaran dan menerima tiga kartu kuning.
Namun pada akhirnya strategi bertahan ini bisa ditembus oleh Ryo Matsumura yang membuat gol di menit ke-81.
Dari sisi jumlah sepak pojok, masing-masing tim mencatat empat kali sepak pojok.
Baca juga: Persija Jakarta 1-1 PSM Makassar: Gol Ryo Matsumura Selamatkan Wajah Macan Kemayoran dari Kekalahan
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menilai para pemainnya terlihat masih kesulitan berkembang pada babak pertama.
Usai mendapatkan evaluasi, Andritany Ardhiyasa dkk mulai bermain dengan skema yang ia inginkan pada babak kedua.
"Babak pertama saya tidak suka. Tidak main bagus. Beberapa pemain dapat tekanan tapi tidak bagus dalam menguasi bola, kita salah. Kalah duel bola juga," ujar Thomas Doll seusai laga.
"Kita tahu semua PSM punya spesialis di freekick, corner. Mereka punya striker tinggi. Mereka banyak memanfaatkan itu. Babak pertama saya tidak suka,"
"Kemudian babak kedua, semua pemain minta bola. Sayap lebih cepat. Semua ingin cetak gol dan tidak mau kalah. Kita punya banyak kesempatan cetak gol, tapi skor 1-1 ya tidak apa-apa," jelasnya.
Di sisi lain, pelatih asal Jerman itu justru menyoroti permainan PSM yang kerap mengulur-ulur waktu dengan berpura-pura jatuh.
Baca juga: BREAKING NEWS: Belum Genap 15 Menit, Persija Tertinggal 0-1 dari PSM.
Bahkan dirinya membandingkan kondisi tersebut apabila terjadi di pertandingan Eropa.
Menururnya, hal-hal seperti itu di Liga Indonesia tak lagi harus dilakukan dan wasit sebagai pengadil di Lapangan juga harus memberikan sanksi tegas kepada pemain yang kerap mengulur-ulur waktu.
"Tapi intinya saya tudak suka jalannya laga hari ini, karena banyak pemain yang ulur waktu. Jadi kita kehilangan ritme," ujar Thomas Doll.
"Jakmania datang untuk nonton. Bukan setiap 3 menit semua orang jatuh buang waktu. Terutama nomor 4 (Yuran). Dia terhitung 6 kali jatuh dan dia main 90 menit. Di Eropa tidak bisa seperti itu. Dia bisa dapat kartu merah. Padahal atmosfer luar biasa tapi buang waktu rusak semuanya,"
"Di liga sekarang saya pikir semua berubah. Ini bukan karena kami tertinggal. Tapi ritme selalu hilang. Bola indonesia harus lebih berkembang," pungkasnya.
Tavares Puji Jakmania
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengaku takjub dengan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania. The Jak terus memberikan dukungan selama timnya menghadapi Persija Jakarta di SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Pada laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 ini disaksikan langsung sekitar 37 ribu Jakmania.
Melihat atmosfer seperti ini, Bernardo Tavares pun melemparkan pujiannya.
"Atmosfer luar biasa. Saya ucapkan selamat kepada suporter Perrsija bisa penuhi Stadion. Ini atmosfer yang seharusnya di Stadion. Inilah sepak bola yang diinginkan," kata Bernardo dalam sesi post match conference.
Pelatih asal Portugal itu berharap kedepan pertandinga Liga 1 bisa diperbolehkan untuk dihadiri suporter away.
Seperti diketahui, untuk saat ini pertandingan Liga 1 memang masih belum diperbolehkan adanya suporter away karena untuk menjaga kepercayaan dari FIFA.

"Satu harapan saya suporter tamu harusnya ada untuk sama-sama menikmati sepakbola. Saya juga berharap pertandingan kedepan liga bisa berjalan dengan baik. Tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti musim lalu," jelasnya.
Sementara itu, mengenai pertandingan Bernardo mengaku cukup puas dengan raihan satu poin ini.
Hanya saja, Bernardo cukup meyayangkan terjadinya gol penyeimbang Persija.
Menurutnya, Yance Sayuri yang terjatuh harus dihentikan oleh wasit.
Akan tetapi wasit malah meneruskan pertandingan dan membuat Persija justru bisa mencetak gol.
"Tentang pertandingan, saya kira kami mulai lebih baik dari lawan. Kita punya lebih banyak peluang di awal laga.
Saat korner menyerang, salah satu pemain persija tarik jersey untuk hentikan Yuran.
Di luar sana ini jelas penalti. Tapi di sini tidak tahu aturan mana yang dipakai," kesal Bernardo.
"Satu hal lagi, yang perlu saya tekankan, wasit utama mempunyai peranan penting tegakkan fair play.
Wasit bukan dokter. Kalau pemain jatuh lebih dari 1 menit, wasit harus hentikan laga. Itu bisa saja serius, timbulkan kematian.
Tapi laga jalan terus dan Persija cetak gol saat satu pemain kami jatuh di lapangan," ujarnya.
Statistik Laga
Persija PSM Makassar
4 Tembakan tepat sasaran 1
80 persen Penguasaan bola 20 %
4 Sepak pojok 4
15 Pelanggaran 21
3 Kartu Kuning 5
0 Penyelamatan kiper 4
Cabut Laporan Terkait Tuduhan Mafia Bola, Andre Rosiade Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Erick Thohir Minta Kuota Pemain Asing di Liga 1 2025/2026 Hanya 7 Orang |
![]() |
---|
Cerita Jan Olde Bujuk Rafael Struick Gabung Dewa United |
![]() |
---|
Rafael Struick Resmi Bergabung ke Dewa United FC, Ardian Satya Negara: Dikontrak Tiga Tahun |
![]() |
---|
Kuota Pemain Asing Jadi 11, Pemain Lokal yang Tak Terpakai di Liga 1 Bisa Main di Kasta Lebih Rendah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.