Sabtu, 11 April 2026

Pelecehan Seksual

Dugaan Pelecehan Perempuan di Transjakarta Kembali Terulang, PSI Minta Libatkan Polisi

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta meminta PT Transjakarta melibatkan Polisi dalam pengamanan menyusul kembali terjadinya pelecehan seksual di dalam bus.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Junianto Hamonangan
Ricky Martin Wijaya
Sekretaris PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana meminta PT Transjakarta melibatkan Polisi dalam pengamanan menyusul kembali terjadinya pelecehan seksual di dalam bus. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami penumpang perempuan kembali terjadi di dalam bus Transjakarta.

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta kepada PT Transjakarta untuk melibatkan aparat penegak hukum seperti Polri dalam pengamanan.

“Kita (pemerintah) bisa mengajak polisi untuk sama-sama mengawasi Transjakarta, dan itu belum pernah dilakukan saya lihat sehingga hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi,” kata Sekretaris PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana pada Kamis (18/5/2023).

Baca juga: Belum Terima Data, Komisi C DPRD DKI Jakarta Batal Tinjau 417 Bus Transjakarta Terbengkalai

William mengatakan, Pemprov DKI Jakarta harus menaruh perhatian besar terhadap pelayanan yang dilakukan Transjakarta, termasuk pengawasan terhadap para penumpang.

Pemprov DKI juga harus mengevaluasi sistem pengawasan yang selama ini dilakukan Transjakarta.

“Setahu saya kan ada petugas Transjakarta yang ada di sana, dan aerah perempuan juga sudah ada tapi kenapa masih sering terjadi,” ucap William yang juga menjadi anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

“Harus ada upaya-upaya yang lebih keras menurut saya, agar hal ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Baca juga: Partai Solidaritas Indonesia Soroti Kasus Pelecehan Seksual di TransJakarta yang Kembali Terjadi

Dikutip dari akun Instagram @infojkt24, dugaan pelecehan seksual itu terjadi di bus Transjakarta arah Tosari-Pulogadung pada hari Senin (15/5/2023) sore.

Video itu menampilkan suasana bus Transjakarta yang padat, dan terlihat beberapa perempuan berteriak adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh penumpang laki-laki berambut gondrong.

“Pelecehan itu bu, tangkap mas beneran, saya ada di belakang,” ujar salah satu penumpang perempuan kepada petugas yang ada di halte.

Saat mendengar teriakan penumpang itu, laki-laki tersebut langsung turun di halte. Petugas yang ada di halte kemudian mengarahkan laki-laki tersebut ke sisi lain halte untuk dimintai klarifikasi.

“Pelaku langsung diamankan oleh petugas. Jika kalian mengalami tindak pelecehan segera lakukan tindakan, dan wajib laporkan segera pada pihak yang berwajib,” demikian keterangan yang dikutip dari akun Instragram tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Departemen Komunikasi Korporasi dan CSR PT Transjakarta Wibowo membenarkan hal tersebut. Kata dia, peristiwa ini telah dilaporkan kepada pihak berwajib dengan didampingi dari Transjakarta.

“Pramusapa Transjakarta langsung mengambil tindakan sesuai Standar Operasi Perusahaan (SOP) dengan mengamankan pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual,” kata Wibowo. (faf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved