Rabu, 3 Juni 2026

Timnas Indonesia

Selangkah Lagi Ivar Jenner dan Rafael Struijk Berkostum Timnas Indonesia

Ketum PSSI Erick Thohir mengabarkan bahwa naturalisasi pada Ivar Jenner dan Rafael Struijk segera rampung. 

Tayang:
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Ketum PSSI Erick Thohir mengabarkan bahwa naturalisasi pada Ivar Jenner dan Rafael Struijk segera rampung. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PSSI sedang berusaha untuk terus meningkatkan prestasi Timnas Indonesia di masa mendatang.

Salah satu cara untuk meningkatkan prestasi Timnas Indonesia adalah dengan lakukan naturalisasi pemain sepak bola.

Terkait hal itu, Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir mengabarkan bahwa naturalisasi pada Ivar Jenner dan Rafael Struijk segera rampung. 

Keduanya akan menyusul Shayne Pattynama yang sudah lebih dahulu rampung proses naturalisasinya.

Ketiga pemain naturalisasi itu pun siap memperkuat skudt Timnas Indonesia pada ajang internasional. 

"Proses naturalisasi sesuai komitmen kami, yaitu satu demi satu terselesaikan," kata Erick dikutip dari pssi.org.

Baca juga: BREAKING NEWS: PSSI dan PT LIB Berencana Pakai Sistem Video Assistant Referee di Liga 1 Musim Depan

"Kemarin, kami lakukan pada Shayne Pattynama yaitu yang posisinya bek kiri sudah," ucap Erick.

"Saya ingin memastikan untuk Ivar Janner yang posisinya bisa di tengah dan Rafael yang posisinya di penyerang kiri. Alhamdulillah, tadi sudah ditanda tangani oleh bapak presiden jadi tinggal mengangkat sumpah dan paspor nanti," jelas Erick.

Komposisi pemain naturalisasi itu akan memerkuat tim asuhan Shin Tae-yong yang akan tampil pada sejumlah kejuaraan bergengsi. 

Menurut Erick, akan ada ajang FiFA match day, Asian Games, kualifikasi Piala Dunia 2026, dan Piala AFC yang akan menjadi ajang pembuktian timnas. 

Semua pemain terbaik, kata Erick, terbuka untuk memperkuat timnas. Ini termasuk ketiga pemain naturalisasi tersebut.

"Semua terbuka (bermain di Asian games dan Piala Asia). Sesuai diskusi saya dan coach Shin Tae-yong waktu itu bahwa nanti ada FIFA Match Day di bulan Juni. Kemudian di bulan Oktober dan November itu ada kualifikasi Piala Dunia 2026," jelas Erick.

Pria yang juga Menteri BUMN itu memastikan komitmen PSSI untuk membentuk timnas yang tangguh dengan komposisi pemain muda terbaik.

"Salah satu diskusi saya dengan coach Shin Tae-yong adalah kita mulai akan membentuk tim jangka panjang yaitu usia usia muda dan juga pemain yang bisa memperkuat timnas. Siapapun yang terbaik sesuai kualifikasi kita akan coba dorong agar kita punya timnas yang konsisten," papar Erick.

Baca juga: Ketum PSSI Erick Thohir Beri Dukungan ke Timnas U-22 di SEA Games 2023 Setelah Hadiri KTT ASEAN 2023

Pakai VAR

Di sisi lain, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) berencana menggelar kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 pada Juli mendatang.

Pada kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Tanah Air itu, PSSI dan PT LIB berencana menggunakan sistem Video Assistant Referee (VAR) atau Asisten Wasit Video.

Demikian dikatakan Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir.

"Mudah-mudahan juga sistem VAR akan diberlakukan, tetapi di pertengahan musim," kata Erick dikutip dari pssi.org.

Erick menerangkan bahwa kepastian penggunaan sistem VAR untuk Liga 1 2023/2024 merupakan kesepakatan antara PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Erick menilai bahwa VAR akan menjadi solusi dalam mengatasi kontroversi yang acapkali terjadi dalam pertandingan sepak bola Indonesia.

Meski demikian, Erick menilai implementasi VAR tentu memerlukan waktu mengingat perlunya pelatihan dan adaptasi kepada seluruh perangkat pertandingan.

"Ini kesepakatan dengan PT LIB. Saya ingin sistem VAR mesti dilakukan. Tetapi, tidak mungkin di awal musim langsung ada VAR. Kesepakatan dengan PT LIB, VAR akan digunakan di pertengahan musim," jelas Erick.

Erick menyampaikan PSSI juga sedang berdiskusi dengan PT LIB terkait stadion mana yang menjadi percontohan untuk sistem VAR.

Seperti diketahui pemerintah telah berkomitmen kepada FIFA untuk merenovasi 22 stadion melalui Kementerian PUPR.

"Paling tidak uji coba dulu. Kita tidak bisa melakukan sesuatu langsung sempurna," ucap Erick.

"Anggap saja tahun ini percobaan dulu. Tahun depan akan lebih maksimal. Semua membangun itu bertahap. Tidak bisa langsung jadi. Saya orang yang sangat detail, saya ingin memastikan ini berjalan baik," tutur Erick.

Baca juga: Link Live Streaming Indonesia U-22 vs Timor Leste U-22: Garuda Nusantara Tak Mau Remehkan Tim Lawan

Dukungan Langsung

Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 sedang berjuang untuk meraih medali emas di cabang olahraga (cabor) sepak bola di SEA Games 2023 Kamboja.

Sejauh ini, skuad Garuda Nusantara ada di posisi puncak klasemen sementara dengan raihan enam poin dari dua kali kemenangan.

Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir akan mendukung langsung perjuangan penggawa Timnas U-22 di SEA Games Kamboja 2023.

Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk terbang ke Kamboja.

"Kemarin di Lampung, saya sudah izin kepada Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendampingi anak-anak (Timnas U-22). Kata Bapak Presiden, silakan," kata Erick dikutip dari pssi.org.

Namun, kemungkinan Erick baru bisa mendampingi Marselino dan kawan-kawan saat berlaga di babak semifinal SEA Games 2023.

Pasalnya, Erick harus menghadiri sejumlah acara seperti ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 pada 8-10 Mei 2023.

Dalam acara tersebut, Erick akan mendampingi Jokowi dalam sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin ASEAN.

"Tanggal 11 Mei pukul 01.00 pagi saya akan terbang ke Doha, Qatar, untuk drawing AFC (Piala Asia) bersama coach Shin Tae-yong dan Exco PSSI. Tanggal 12 atau 13 Mei. Saat mendarat dari Doha ke Jakarta, saya langsung naik pesawat untuk ke mendukung tim di SEA Games 2023," jelas Erick.

BERITA VIDEO: Ganjar Temui Nyai dan Ning Jawa Timur, di Pondok Pesantren An Nuriyah Surabaya

Fokus

Selain itu, jelang laga kontra Timnas Timor Leste U-22, Erick mengingatkan pemain Timnas Indonesia U-22 tidak jemawa dengan dua kemenangan sebelumnya.

Pada dua laga sebelumnya, Timnas U-22 menang 3-0 atas Filipina dan menang 5-0 atas Myanmar.

"Ini masih terlalu dini. Kita memang menang dua pertandingan awal, tetapi ke depan-depannya jangan sampai tampil tidak baik," kata Erick dikutip dari pssi.org.

Sejak awal, Erick percaya kunci perbaikan tim.

Selain punya kompetisi dan seleksi pemain yang baik, namun setelah menjadi sebuah tim harus punya kebersamaan dan mental. 

Erick menilai bahwa faktor mental dan kebersamaan kerap menjadi batu sandungan yang membuat permainan tim tidak berkembang, meski mempunyai kemampuan di atas lawan.

"Alhamdulillah, di dua pertandingan ini kepercayaan diri untuk menang dan kebersamaan sangat baik. Mereka punya kemauan, ketika dalam jarak tertentu lamgsung menendang bola, itu yang kita harapkan," tutur Erick.

Meski optimistis, Erick meminta para pemain untuk tetap fokus menatap laga-laga berikutnya melawan Timor Leste dan tuan rumah, Kamboja.  

Erick mengucapkan bahwa sepak bola itu bundar dan apa pun bisa terjadi. 

"Tidak boleh anggap remeh, Timor Leste saja mereka mengalahkan Filipina dan kita jangan bicara peperangan tetapi sebenarnya itu belum terjadi, kita baru pertempuran sekarang," ucap Erick.

Erick secara intensif terus memantau kondisi para pemain. Erick juga meminta pelatih Indra Sjafri untuk menerapkan recovery atau pemulihan yang maksimal bagi para pemain usai bertanding. 

Dalam sebuah pertandingan dengan sistem turnamen, Erick menyebut recovery menjadi faktor kunci dalam memenangi kejuaraan.

"Itu yang harus dijaga. Oleh karena itu, setiap malam kami terus pantau. Saya selalu ingatkan coach Indra Sjafri untuk recovery agar pemain harus benar-benar direcovery, apakah pijat, dan berenang," jelas Erick.

"Ini yang kadang-kadang kita menyepelekan, maka saya tekankan sebuah pemulihan tim pemain jadi perhatian yang penting," pungkas  Erick.

Tak Remehkan Timor Leste

Timnas Indonesia U-22 memang akan hadapi Timnas Timor Leste U-22 di laga ketiga Grup A SEA Games 2023, Minggu (7/5/2023) pukul 16.00 WIB.

Pertandingan yang digelar di Stadion National Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, itu akan disiarkan secara langsung di RCTI dan live streaming di rctiplus.com.

Saat ini, Indonesia ada di posisi puncak klasemen sementara dengan raihan enam poin dari dua kali main.

Sedangkan, Timor Leste ada di posisi ketiga klasemen sementara usai menorehkan tiga poin dari tiga kali penampilan.

Skuad Garuda Nusantara berambisi mengalahkan Timor Leste supaya berpeluang besar untuk lolos ke babak semifinal.

Untuk mendapatkan kemenangan penting, Rizky Ridho dan kawan-kawan telah melakukan persiapan akhir pada Sabtu (6/5/2023) sore.

Para pemain Merah Putih diharapkan tetap fokus dan tidak meremehkan Timor Leste.

Sebab, pada laga sebelumnya, Timor Leste mengalahkan Filipina dengan skor 3-0.

"Semua pemain sudah siap melawan Timor Leste. Mereka semua dalam keadaan fit, tidak ada yang cedera, dan akan memberikan permainan terbaik besok," kata Indra Sjafri dikutip dari pssi.org.

"Meski begitu, kami ingin pemain tidak meremehkan Timor Leste. Semua pemainnya harus diwaspadai dan jangan terpancing, apalagi kami lihat gaya main mereka saat ini lebih baik," tambah pria yang juga Direktur Teknik PSSI tersebut. 

Pada pertandingan nanti, Indra Sjafri berencana memainkan sejumlah pemain yang belum mendapat bermain banyak.

Hal ini sebagai bagian dari rotasi tim dan mendapatkan skuad terbaik.

"Sambil kita menunggu pertandingan keempat siapa-siapa saja pemain yang menjadi dream tim kita untuk pertandingan penting di semifinal maupun final nanti," jelas Indra Sjafri.

Berikut link live streaming Indonesia U-22 vs Timor Leste U-22:

Link live streaming Indonesia U-22 vs Timor Leste U-22 di rctiplus.com

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved