Pandemi Covid19
Ayo Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Meningkat
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memakai masker lagi karena terjadi kenaikan kasus Covid-19.
WARTAKOTALIVE.COM -- Kementerian Kesehatan meminta masyarakat agar aktif kembali memakai masker dan menjalani hidup sehat, untuk mencegah potensi lonjakan kasus Covid-19.
Imbauan ini dilakukan terkait dengan naiknya kasus Covid-19, khususnya di Singapura dan India.
Melansir laman Kementerian Kesehatan, masyarakat golongan lanjut usia dan kelompok yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 diharapkan lebih waspada dan melakukan tindakan pencegahan sebab mereka adalah kelompok rentan.
Walaupun kasus baru mengalami penurunan ke 1.145 pada Kamis (20/4) dari sebelumnya 1.242, angka kematian naik menjadi 13 kasus dari sebelumnya 12.
Kasus aktif pun naik menjadi 10.881 pada Kamis kemarin dari sebelumnya 10.448.
Sedangkan pasien yang dirawat dalam rata-rata tujuh hari terakhir mengalami kenaikan menjadi 1.617, dari hari sebelumnya 1.573.
"Masyarakat agar aktif kembali memakai masker, terutama untuk orang yang sedang sakit (flu), orang yang kontak erat dengan orang yang sedang sakit, dan apabila berada di keramaian dan kerumunan. Tidak lupa jaga kesehatan untuk mencegah kasus kembali naik," kata juru bicara Kementerian Kesehatan, dr Mohammad Syahril.
"Kita wajib menjaga kelompok lanjut usia sebagai kelompok yang rentan tertular dan masuk rumah sakit," kata dr. Syahri.
Kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir ini dipicu oleh varian baru subvarian Arcturus atau XBB 1.16 yang sangat menular.
Sejumlah gejala dari varian ini antara lain kasus konjungtivitis (mata merah) terutama pada anak-anak, demam atau menggigil, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau pilek, mual atau muntah, dan diare.
Sepuluh provinsi dengan kasus konfirmasi tinggi kemarin adalah DKI (lokal 491, Pelaku Perjalanan Luar Negeri atau PPLN 19), Jawa Barat (lokal 200, PPLN 0), Jawa Timur (lokal 147, PPLN 0), Jawa Tengah (lokal 99, PPLN 1), Banten (lokal 86, PPLN 0), DI Yogyakarta (lokal 41, PPLN 0), Bali (lokal 10, PPLN 0), Sulawesi Selatan (lokal 10, PPLN 0), Lampung (lokal 6, PPLN 0), Sumatra Selatan (lokal 5, PPLN 0).
"Sub varian ini memang banyak ditemukan di India. Jika ditilik dari sejarah naik dan turunnya kasus Covid-19, Indonesia selalu mengikuti pola yang terjadi di India yang saat ini mengalami lonjakan kasus yang tajam," kata dr Syahril.
India mengalami lonjakan kasus hingga 20 persen dalam sehari pada Kamis lalu, dengan kasus per hari kemarin mencapai lebih dari 12.500.
"Sejarah juga menunjukan di Indonesia kasus Covid-19 melonjak bukan karena perjalanan dan hari libur tapi karena adanya varian baru. Untuk itu masyarakat jangan lengah. Ayo kita pakai masker lagi dan hidup sehat," tandas dr Syahril. (*)
Sumber: Kementerian Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tata-cara-pakai-masker-3.jpg)