Berita Viral
Seekor Kucing Terciduk Dibonceng Motor Mudik ke Palembang dari Tangerang
Seekor kucing diajak mudik menggunakan motor dari Tangerang ke Palembang. Kucing jenis persia itu tertangkap kamera dibonceng dengan motor.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seekor kucing diajak mudik menggunakan motor dari Tangerang ke Palembang. Kucing jenis persia itu tertangkap kamera dibonceng dengan motor.
Pada video yang diunggah @fesbukbantennews pada Jumat (21/4/2023) terlihat seorang pria dan wanita berboncengan di sepeda motor.
Uniknya di tengah antara wanita dan pria tersebut, seekor kucing yang dipakaikan baju anteng tanpa dikandang.
Pasangan dan kucingnya itu tengah menunggu lampu lalu lintas di kawasan Serang, Banten.
Saat ditanya perekam video, pengendara mengaku hendak mudik ke Palembang. Terlihat sebuah tas kandang kucing digendong oleh pembonceng motor.
Baca juga: Ibnu Triputro Rela tak Mudik Lebaran Tiga Tahun demi Mengurus Harimau Kesayangan di TMR
Sementara si kucing anteng duduk di tengah motor layaknya anak balita.
“Rombongan Pemudik yang melintas di Kota Serang dari Tangerang menuju Palembang. Kamis 20/4,” tulis unggahan tersebut.
Berikut tips mudik bersama hewan peliharaan seperti dikutip Kompas.com
1. Biasakan anabul ikut bepergian naik mobil
Bagi banyak kucing, naik mobil bukanlah hal yang menyenangkan. Maka dari itu, kita perlu membiasakan anabul untuk sekadar jalan-jalan bareng kita untuk bepergian dengan mobil.
Memulainya sejak usia dini akan lebih baik agar si kucing lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, kucing dewasa juga masih bisa belajar menoleransi naik mobil.
Jadi, luangkan waktu agar anabul menyukai perjalanan. Kemudian, jika sudah merasa nyaman, maka kucing akan terbiasa dengan setiap tikungan, kondisi jalan atau suara kendaraan lain yang terdengar dari dalam mobil.
2. Periksa kondisi kesehatannya di dokter hewan
Sebelum mengajak anabul , kita dapat mengecek kondisi kesehatannya ke dokter untuk mengetahui apakah anabul siap menempuh perjalanan jauh atau tidak. Ketahui pula tanda-tanda anabul mengalami mabuk perjalanan seperti keluar air liur, mual, muntah dan diare.
3. Perhatikan keamanan dan kenyamanan mobil
Jika anabul sudah terbiasa dengan suara mesin mobil bahkan tikungan selama perjalanan, kita perlu memperhatikan keamanan dan kenyamanan saat berada di dalam mobil.
Pastikan power window mobil terkunci untuk mencegahnya tiba-tiba membuka jendela dan melompat keluar.
Kemudian pastikan anabul mendapat cukup asupan air dan makanan selama perjalanan.
4. Rencanakan waktu istirahat
Tidak cuma manusia, kucing juga butuh menghirup udara segar ketika menempuh perjalanan jauh. Rencanakan untuk istirahat setiap 2-3 jam mengemudi.
Manfaatkan waktu ini untuk memberi kucing minum, camilan favoritnya atau buang air di wadah pasir. Kemudian pastikan jangan pernah meninggalkannya di dalam mobil. Suhu mobil yang dimatikan dapat membuat udara di dalam memanas dan keselamatan kucing bisa terancam.
5. Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan
Saat membawa anabul mudik, penting untuk memperhatikan setiap kebutuhannya. Mulai dari pasir untuk BAB atau BAK, obat-obatan yang direkomendasikan dokter, wet food atau dry food.
Bawa pula camilan favoritnya, pet cargo (jika kucing tidak terbiasa duduk di jok) sampai kain bersih sebagai alasnya.