Berita Jakarta

Pembangunan Saluran Air di Duren Sawit Capai 80 Persen, Kini Lingkungan RW 01 & RW 13 Tak Kumuh Lagi

Pembangunan Saluran Air di Duren Sawit Capai 80 Persen, Kini Lingkungan RW 01 & RW 13 Tak Kumuh Lagi

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Pembangunan saluran air di RW 01 dan RW 13 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (10/4/2023) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sulap lingkungan RW 01 dan RW 13 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Pemkot Jaktim kebut pembangunan saluran air.

Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 80 persen dan targetnya pada pekan depan ini pekerjaan akan rampung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Perencanaan dan Pengawasan Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Jakarta Timur, Utami Widianingsih.

Dirinya mengungkapkan, pembangunan saluran air ini merupakan strategi dalam menata lingkungan di RW kumuh.

Utami mengatakan, pembangunan saluran air di dua lokasi tersebut merupakan tindak lanjut usulan warga melalui musyawarah perencaaan pembangunan (Musrenbang) tahun 2022.

Alasannya, selama ini di lokasi tersebut belum memiliki saluran air, sehingga ketika hujan deras pemukiman warga sering tergenang, karena lokasinya berada di daerah cekungan.

Baca juga: Pelaku Sabotase Qris Kotak Amal Berdomisili di Bandung, Emil Ingatkan DKM Rutin Periksa Kotak Amal

Baca juga: Waspada, Ini Daftar Masjid yang Qris Kotak Amalnya Disabotase, Terbanyak di Wilayah Jaksel

Pembangunan saluran air di RW 01 dan RW 13 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (10/4/2023)
Pembangunan saluran air di RW 01 dan RW 13 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (10/4/2023) (Istimewa)

Karena itu pihaknya menindaklanjutinya melalui program Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP).

Yakni sebuah program kolaborasi antara warga dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI dalam menata lingkungan. Karena berdasarkan data BPS, dua wilayah ini termasuk kategori RW kumuh.

Fokus penanganannya adalah pada saluran air yang terlihat kumuh. Diharapkan dengan pembuatan saluran air ini, predikat RW kumuh akan berkurang atau hilang.

"Saat ini progres pembangunan saluran air sudah mencapai 80 persen. Targetnya pada pekan depan pekerjaan rampung 100 persen. Saat ini tinggal finishing nya saja," ujar Utami.

Menurutnya, panjang saluran air yang dibangun di dua RW itu totalnya mencapai 3.518 meter.

Baca juga: Curiga Banyak Stiker Qris Tertempel di Masjid, Jadi Awal DKM Blok M Square Ungkap Modus Penipuan

Baca juga: Mobilnya Bodong, Pelaku Sabotase Qris Kotak Amal Berkilah: Mobil Baru Beli Cash-Plat Belum Turun

Seluruhnya menggunakan beton U Ditch dan Box Culvert dengan ukuran yang bervariasi, disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Kendala di lapangan adalah, akses jalan yang sempit sehingga aktivitas warga juga ikut terganggu.

Karena itu ia meminta warga bersabar dengan adanya penataan saluran air di lingkungannya.

Disebutkan, anggaran penataan lingkungan di RW 01 dan 13 Kelurahan Duren Sawit ini totalnya sekitar Rp 5 miliar.

Anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan saluran air baru, pembuatan jalan dengan beton cor, pengaspalan jalan dan pembuatan sumur resapan.

Saat ini sudah ada empat lokasi pembuatan sumur resapan yang dibangun dengan kedalaman 20 meter.

Sementara, Manajer Proyek PT Damai Indo Sejahtera (DIS), Manalu memaparkan total panjang saluran air 3.518 meter itu, terbagi dalam beberapa bagian.

Antara lain, pemasangan beton U Ditch ukuran 30x40 sentimeter sepanjang 205 meter.

Kemudian, pemasangan U Ditch 30x30 sentimeter sepanjang 339 meter, U Ditch 40x40 sentimeter sepanjang 2.123 meter, U Ditch 40x60 sentimeter sepanjang 706 meter.

Selain itu U Ditch ukuran 60x60 sentimeter sepanjang 129 meter dan box culvert ukuran 60x60 sentimeter sepanjang 16 meter.

"Di RW 01, selain pembuatan saluran air kita juga bangun jalan beton. Namun karena kondisi jalan di daerah cekungan maka ada perubahan volume, dari semula ketebalannya hanya 12 sentimeter, ditinggikan menjadi 20 sentimeter. Khusus jalan beton ini pelaksanaannya usai Lebaran Idul Fitri nanti," ujar Manalu.

Menurutnya, peningkatan jalan dengan beton cor ini di Jalan Swadaya 8 sepanjang 174 meter dengan lebar jalan empat meter. Kemudian di Jalan Swadaya 06 panjangnya 65 meter dan lebar 2,8 meter.

Sehingga total panjang jalan yang dibeton mencapai 239 meter dengan volume kubikasi cor 231,76 meter kubik.

Sementara, Ketua RW 13 Duren Sawit, Sugandhi mengapresiasi jajaran Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Timur dengan adanya pembangunan saluran air ini.

Selama ini diakuinya, warga selalu mengeluhkan genangan ketika hujan deras lantaran di lingkungannya tidak memiliki saluran air.

Selain itu juga menimbulkan kesan kumuh di wilayahnya.

"Alhamdillah, semua warga di RT 03 sampai dengan 10 merasa senang dengan adanya pembangunan saluran air tersebut. Sehingga tidak ada kesan kumuh dan genangan ketika terjadi hujan deras," ujar Sugandhi.

Menurutnya, usulan pembangunan saluran air ini sudah dilakukan sejak tahun 2018 lalu. Namun karena terbentur pandemi COVID 19 maka ditunda pembangunannya.

Kemudian baru direalisasikan mulai tahun 2022 lalu dan dilanjutkan pada tahun 2023 ini.

Disebutkan, pembangunan dimulai dengan pembuatan sumur resapan di wilayah RT 01, 02, 03 dan 05. Pihaknya sangat bersyukur karena sejak sumur resapan itu selesai dibangun, genangan air di wilayahnya berkurang dan cepat surut.

Kini dilanjutkan pembangunan saluran air dan diharapkan tidak ada lagi genangan di wilayahnya.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved