Sabtu, 25 April 2026

Kebakaran

12 Jam Sudah, Kebakaran Pabrik Limbah Plastik Bantargebang Belum Padam

Kebakaran yang terjadi di pabrik limbah plastik Bantargebang, Kota Bekasi, belum juga berhasil dipadamkan meski telah terjadi selama 12 jam.

Penulis: Rangga Baskoro |
Wartakotalive/Rangga Baskoro
Kebakaran yang terjadi di pabrik limbah plastik Bantargebang, Kota Bekasi, belum juga berhasil dipadamkan meski telah terjadi selama 12 jam. 

WARTAKOTALIVE.COM, Bantargebang - Kebakaran yang terjadi di pabrik limbah plastik, Jalan Macem, RT001/001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, belum juga berhasil dipadamkan, meski telah terjadi selama 12 jam.

Danton Pleton 2 Damkar Kota Bekasi, Wardi Nuryadin menjelaskan material yang terdapat di dalam pabrik menyebabkan api masih terus berkobar.

"Kejadian terjadi jam setengah tiga, hingga kini masih kami lakukan upaya pemadaman. Kendalanya karena ini biji plastik yang terbakar. Seperti sekarang ini, air habis, nah itu nyala lagi tuh dia. Nanti kita padamin, air habis, nyala lagi," kata Wardi di lokasi, Sabtu (8/4/2023).

Ketika air yang terdapat di dalam tangki armada pemadam kebakaran habis, pihakmya kesulitan mencari sumber air di lokasi terdekat.

Bahkan mobil pemadam sampai harus mencari sumber air sejauh 3 kilometer dari titik pabrik tempar pengolahan limbah plastik tersebut.

"Sumber ari dari hydrant PT, dari tandon air, dari sumber air Vida dari Bekasi Timur Regency yang letaknya sangat jauh," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta bantu pemadam kebakaram dari wilayah tetangga, seperti Kabupaten Bekasi dan Bogor beserta DKI Jakarta.

"Jumlah unit yang kami kerahkan DKI 2 unit, Kabupaten Bogor dan Bekasi 4 unit, Kota Bekasi 11 unit. Total 17 unit," tutur Wardi.

Baca juga: Kebakaran di RS Salak, Wali Kota Bogor: Fungsi Pelayanan Tidak Boleh Terganggu

Kebakaran sampai merembet ke permukiman warga. Sebuah musala yang terletak di belakang pabrik terdampak kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu.

"Korban jiwa ga ada, yang ada yang terdampak musala dan ada empat kontrakan di belakang tidak terbakar ya cuma karena takut mereka mengungsi," katanya. (abs)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved