Senin, 13 April 2026

Berita Video

VIDEO KPK Ungkap Modus Rafael Alun Rampok Uang Negara

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa KPK tetapkan pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo menjadi tersangka kasus korupsi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM-JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap modus Rafael Alun Trisambodo rampok uang negara.

Rafael selama lebih dari 12 tahun diduga merampok uang negara dengan cara membuat sebuah perusahaan jasa konsultasi pajak.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa KPK tetapkan pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo menjadi tersangka kasus korupsi.

Pada Senin (3/4/2023) ayah dari Mario Dandy Satriyo itu juga resmi ditahan di Gedung Merah Putih KPK.

Kata Firli, Rafael diduga sudah melakukan tindak pidana korupsi sejak tahun 2011. Saat itu, Rafael diangkat menjadi penyita, penyidik, dan penagihan Ditjen Pajak wilayah Jawa Timur 1.

Dengan jabatan tersebut, Rafael menerima gratifikasi dari para wajib pajak untuk mengkondisikan di bidang perpajakan.

Bukan hanya itu, Rafael juga membuat sebuah perusahaan yang khusus untuk menangani para pengemplang pajak.

Perusahaan PT AME itu bergerak di bidang konsultasi terkait pembukuan dan perpajakan. Di mana perusahaan tersebut membantu para wajib pajak yang punya masalah perpajakan.

Baca juga: VIDEO Sopir Taksi Online Jadi Korban Pembunuhan Sadis di Tol Jagorawi

Setiap ada wajib pajak yang memiliki masalah perpajakan, maka sebagai pegawai pajak Rafael merekomendasikan perusahaannya kepada para pengemplang pajak.

Dugaan awal KPK, setiap jasa yang ditawarkan PT AME terhadap pengemplang pajak senilai 90 ribu dolar Amerika Serikat.

“Bukti awal penyidik terima aliran dana diterima RAT sejumlah 90 ribu USD yang penerimaannya lewat PT AME dan masih ditelusuri,” beber Firli di KPK.

Baca juga: VIDEO Irjen Karyoto Resmi Menjadi Kapolda Metro Jaya

Firli pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan negara dari para perampok uang negara.

Di mana seharusnya uang tersebut bisa menjadi sumber pembangunan Indonesia.

“Kita bersama selamatkan negara kita dari para perampok uang milik rakyat dan negara kalau korupsi bisa diberantas tentu mimpikan terwujudnya tujuan negara,” tuturnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved