Ramadan
Ini Perbedaan Cara Makan Kurma Kering dan Kurma Basah Saat Puasa Ramadan
Kurma menjadi salah satu makanan takjil yang sangat baik dicerna. Namun hati-hati dengan kalorinya, maka itu harus disesuaikan untuk konsumsinya
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berbuka puasa dengan kurma karena manfaatnya sangat baik menaikkan kadar gula darah dari puasa hingga menjadi normal.
Lalu mana yang lebih baik kurma basah atau kurma kering, dan mana yang lebih sehat ?
Selain nutrisinya, mengonsumsi kurma juga merupakan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan kurma disebut-sebut sebagai buah dari surga
Buah kurma mengandung banyak polifenol, salah satu senyawa antioksidan.
Senyawa ini dapat melindungi tubuh dari peradangan.
Selain itu, mengonsumsi kurma juga membantu kenyang lebih lama.
Baca juga: Kombinasi Kurma Keju Almond Alternatif Sajian Berbuka Puasa Kaya Akan Nutrisi
Kurma juga mengandung kalium tinggi sehingga punya manfaat menjaga keseimbangan elektrolit.
Berikut ini jenis kurma:
➡️ Kurma Kering
Sama seperti namanya, tekstur kurma ini kering.
Hal ini disebabkan oleh jumlah kadar air dalam kurma kering yang sedikit.
Kurma ini cocok dimakan saat sahur karena kalorinya lebih tinggi dan bisa tahan lebih lama dari pagi hingga buka puasa.
Ini adalah jenis kurma yang sering ditemui di pasaran contohnya seperti Ajwa, Medjol, Khalas.
➡️ Kurma Basah
Kurma basah merupakan jenis kurma segar yang disimpan selama beberapa hari terlebih dahulu, lalu dijual dan dikonsumsi.
Kalau yang basah memang sudah matang, sudah masanya tetapi kurmanya itu (disimpan) lima hari setelah dipetik.
Contohnya seperti ruthob dan sukari.
Kurma ini cocok untuk buka puasa karena lebih cepat dicerna. Sehingga saat shalat magrib sudah punya tenaga
➡️ Kurma Segar
Kurma segar merupakan jenis kurma yang baru dipetik dan langsung dijual.
Kurma segar memiliki tekstur seperti kurma basah, tetapi sedikit lebih kering.
Selain itu, kurma segar memiliki cita rasa manis di awal tetapi pada aftertasenya terasa sepat.
Kandungan kalori pada kurma segar lebih sedikit dibandingkan kurma kering.
Dalam 100 gram kurma segar mengandung 142 kalori.
Baca juga: 4 Fakta Menarik Konsumsi Susu Kurma Ala Artis Ternama Seperti yang Dilakukan Keluarga Raffi Ahmad
Keunggulan Kurma Basah dan Kering
Berdasarkan kandungan gizinya, baik kurma yang dikeringkan maupun kurma basah memiliki keunggulan masing-masing.
Jadi, Anda bebas memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.
Kurma yang dikeringkan mengandung kalsium dan zat besi yang lebih banyak, tapi kurma basah mengandung lebih banyak vitamin C.
Selain itu, kandungan karbohidrat dan serat pada kurma kering jauh lebih besar dibanding kurma segar.
Dalam 100 gram kurma, baik jenis yang basah maupun yang kering, memiliki sekitar 50 – 75 gram karbohidrat.
Akan tetapi, kandungan fruktosa (gula alami) pada kurma kering lebih banyak dibandingkan kandungan glukosa.
Sementara itu, kurma basah justru mengandung lebih banyak fruktosa dari glukosa.
Fruktosa dilepas secara lebih lambat dibandingka glukosa dan memungkinkan untuk dicerna secara perlahan, sehingga tidak menyebabkan gula darah melonjak.
Lantaran tinggi kadar glukosa, kurma basah cenderung memicu produksi insulin lebih banyak agar glukosa dapat diserap tubuh.
Artinya, kadar gula darah pun lebih cepat naik ketika mengonsumsi kurma basah.
Berdasarkan kandungan kalori, kurma yang dikeringkan memiliki kalori yang lebih tinggi.
Sekitar 100 gram kurma yang dikeringkan mengandung 284 kalori, sedangkan kurma basah mengandung 142 kalori.
Jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, sebaiknya pilih kurma basah yang punya kalori lebih rendah.
Selain itu, pada 100 gram kurma segar mengandung 34 mg kalsium, 6 g zat besi, dan 30 mg vitamin C.
Sementara kurma kering dengan ukuran yang sama, mengandung 81 mg kalsium, 8 mg zat besi, tanpa vitamin C.
Beda cara menghidangkan kurma kering dan basah
Ada banyak cara untuk menikmati buah kurma, sebagai makanan pembuka yang gurih atau makanan penutup yang manis.
Kurma basah dapat disantap langsung dengan ditemani secangkir kopi atau teh tawar untuk mengurangi rasa manisnya.
Kurma basah juga dapat dibelah dua, kemudian diletakkan di atas roti panggang yang telah diolesi dengan keju dan madu.
Kurma yang dikeringkan bisa dimakan langsung sebagai camilan atau Anda bisa memotong dan memasukkannya ke dalam salad atau oatmeal.
Anda juga bisa mencampurnya sebagai bahan smoothie, hanya perlu direndam dalam air panas selama 10 menit untuk dilarutkan terlebih dahulu.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kurma-Khalas.jpg)