13 Orang Diduga Preman Rusak Lahan Milik Warga di Depok
Vincen mengaku diintimidasi oleh preman yang diduga sebagai orang suruhan PT di lahan milik Lilin.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lahan seorang warga di Limo, Depok, dirusak oleh diduga preman. Aksi perusakan tersebut menimpa lahan milik seorang warga bernama Lilin.
Akibat perusakan lahan tersebut, pagar pembatas lahan hancur dan patah.
Saat itu asisten pemilik tanah bernama Vincen sempat mengalami kepanikan luar biasa, Vincen mengaku diintimidasi oleh preman yang diduga sebagai orang suruhan PT di lahan milik Lilin.
"Mereka datang lima mobil, sekitar 13 orang, merusak pagar dan masuk kedalam rumah jaga dan mengancam saya" kata Vincen dalam keterangannya, Senin (27/3/2023).
Sementara itu menurut Lilin, dirinya adalah pemegang resmi sertifikat tanah tersebut. Menurut Lilin banyak pihak yang mencoba menyerobot tanah miliknya yang dianggap lahan bagus tersebut.
Lilin juga menambahkan, bukan cuma oknum perusahaan yang menyewa preman yang ingin menduduki lahan tersebut.
Seorang pria asal Limo Depok juga mengakui tanah tersebut, dengan dalih ayahnya tak mungkin menjual karena dia juragan tanah.
"Pria ini mengaku dirinya anak orang kaya, tak mungkin ayahnya menjual tanah," kata Lilin.
Saat ditanya mengenai sertifikat hak milik (SHM), pria tersebut mengaku tak memilikinya. Namun dirinya tetap bersikeras tanah tersebut adalah milik ayahnya.
Lilin menambahkan dirinya memang membeli secara resmi tanah tersebut, dengan semua bukti yang ada.
Khawatir akan kembali terjadi, rencanya Lilin akan melaporkan kasus perusakan tersebut ke Polres Depok.
"Ada saja cara mafia tanah mengambil paksa lahan yang sudah jelas bukan miliknya. Ini mafia tanah, pemerintah harus bertindak," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Lahan-seorang-warga-di-Limo-Depok-dirusak-oleh-diduga-preman.jpg)